HomeCelotehPenanganan Corona: Anies vs Risma

Penanganan Corona: Anies vs Risma

Kecil Besar

“Who’s hot? Who not? Tell me who rock. Who sell out in stores?” – Drake, penyanyi rap asal Kanada


PinterPolitik.com

Dalam kondisi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, selain membutuhkan kerja sama antar-sektor dan lembaga, memang kita juga membutuhkan sosok yang sangat dipercaya oleh masyarakat ya, gaes, untuk menuntaskan masalah ini. Selain itu, jangan lupa orang tersebut juga harus mempunyai kemampuan dan kredibilitas yang bagus.

Bukan malah mudah bingung dan gupuh – yang ada malah amburadul deh kalau ada pemimpin yang seperti itu. Hehehe.

Ibaratnya nih, dipikir dengan hati yang tenang dan kepala dingin. Kalau perlu, dimasukkan ke lemari es (kulkas) dulu. Hehehe.

Menyikapi kondisi yang ada di Indonesia nih, gengs, ternyata ada lembaga survei yang diam-diam telah membuat polling loh tentang siapa saja pemimpin yang dinilai bagus dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Tapi, survei ini hanya untuk tingkat kepala daerah ya, gengs, bukan untuk kepala negara juga.

Mungkin, hal itu bertujuan biar Pak Presiden fokus kerja menangani pandemi saja dan gak usah dibuat bingung masalah polling. Toh, doi sudah tidak bisa nyalon presiden lagi periode depan. Hehehe.

Lembaga survei tersebut adalah Median, cuy. Menurut hasil survei mereka, terdapat beberapa kepala daerah nih, gengs, yang dinilai masyarakat baik dalam menangani pandemi Covid-19.

Nah, yang menempati posisi pertama adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan persentase sebesar 24,1 persen. Urutan kedua ada Gubernur Ganjar Pranowo dengan persentase sebesar 9,6 persen dan diikuti oleh Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat dengan persentase 8,9 persen.

Setelah Ganjar, terdapat Khofifah Indar Parawansa dengan persentase sebesar 8 persen dan diikuti oleh Wali kota Surabaya yaitu Tri Rismaharini dengan persentase sebesar 3,7 persen cuy.

Weleh-weleh, kok nilai perolehan Ibu Wali Kota Surabaya sedikit banget ya, gengs? Padahal, kan, doi sudah memunculkan inovasi-inovasi dalam menangani persebaran pandemi Covid-19 di Surabaya.

Bahkan nih, doi sudah menghadirkan bilik penyemprotan desinfektan yang hampir sama dengan di Vietnam ya, cuy. Hehehe. Tapi, ya bagaimana lagi, cuy? Ini kan hasil penilaian publik. Jadi, kita gak bisa protes dong. Kita hanya bisa melihat dan menikmati. Hehehe.

Kalau melihat hasilnya, jadi penasaran ya, gengs, apa saja ya kriteria yang digunakan dalam penelitian survei ini. Soalnya, mereka hanya memberikan bocoran sedikit informasi banget sih.

Nah, sebenarnya, sebagai salah satu kanal media, PinterPolitik.com juga sudah membuat ranking loh, cuy. Adapun indikator yang kita gunakan yaitu motivating language theory gaes.

Indikator ini yang pertama yaitu menilai dari direction-giving atau cara pemimpin memberikan informasi. Kedua adalah meaning-making atau pemaknaan dampak Covid-19 kepada rakyat. Ketiga adalah empati. Nah, dari tiga ini, PinterPolitik.com sempat memberikan penilaian kepada siapa saja yang dinilai bagus dalam menangani pandemi Covid-19

Terlepas dari itu, jika memang hasil survei dari Median ini berbanding lurus dengan realita luas di lapangan, lumayan juga ya cuy buat bekal di tahun 2024. Itu kalau jadi maju, cuy. Upsss, hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Puji Jokowi Untuk si Pembenci

"Ya saya kira sangat bagus. Karena beliau seorang tokoh politik yang berpengalaman. Leadership dan rekam jejak beliau, saya kira tidak diragukan lagi. Sangat bagus...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...