HomeCelotehMungkinkah Bravo 5 Jadi Parpol?

Mungkinkah Bravo 5 Jadi Parpol?

Kecil Besar

“Mungkinkah, kita kan slalu bersama,” – Stinky, Mungkinkah


PinterPolitik.com

Setelah Pilpres 019 usai, banyak orang kembali ke aktivitas mereka sebelumnya dan berhenti membicarakan gelaran tersebut. Secara khusus, beberapa organisasi relawan yang rajin berkampanye misalnya kini gak begitu aktif lagi seiring dengan usainya pesta demokrasi.

Di tengah banyak organisasi hasil Pilpres yang tak banyak beraktivitas, ternyata ada satu kelompok yang justru tampak sedang menempuh langkah baru dalam kegiatan mereka. Kelompok yang dimaksud adalah Tim Bravo 5.

Tim yang secara khusus membantu kampanye Presiden Jokowi di Pilpres 2019 lalu ini beberapa waktu lalu barus aja mendeklarasikan diri sebagai organisasi masyarakat alias ormas. Wah, sebuah langkah yang menarik ya, organisasi kampanye berubah jadi ormas.

Ketika dideklarasikan sebagai ormas, nama organisasi ini mengambil nama Pejuang Bravo Lima (PBL). Dari segi kepengurusan, ormas ini dapat dikatakan cukup mentereng. Di posisi ketua umum, ada nama Menteri Agama Fachrul Razi yang memang sejak lama jadi motor organisasi tersebut.

Selain Pak Menag, ada nama tenar lain yang bakal jadi pengurus teras dari ormas ini. Figur yang dimaksud adalah Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang menjadi Ketua Pembina. Gak mengherankan sebenarnya karena Pak Luhut adalah inisiator dari kelompok ini ketika masih berbentuk relawan kampanye.

Sebenarnya kalau dilihat dari asal-muasalnya, pengisi ormas ini adalah jenderal-jenderal yang punya latar belakang cukup mumpuni. Oleh karena itu, bisa dibilang PBL ini punya cukup modal jika ingin melakukan langkah-langkah tertentu.

Pertanyaannya adalah, langkah apa ya yang bakalan mereka ambil? Sekarang kan lagi gak musim Pilpres.

Kalau melihat dari sejarahnya, ada banyak ormas yang didirikan tokoh politik akhirnya bertransformasi jadi partai politik. Sebut saja ormas Nasdem dan Perindo yang ternyata berubah menjadi parpol dan ikutan Pemilu.

Hal itu tentu masih belum termasuk dengan Garbi yang disebut-sebut menjadi cikal bakal bagi Partai Gelora yang dideklarasikan eks kader-kader PKS.

Merujuk pada riwayat itu, mungkin gak ya ormas PBL ini menempuh jalur yang serupa?

Secara khusus, ormas-ormas yang duluan jadi parpol kan punya sosok kuat yang jadi penggeraknya. Di Perindo ada Hary Tanoesoedibjo, di Nasdem ada Surya Paloh, sedangkan di Gelora ada Anis Matta dan Fahri Hamzah.

Nah, kalau PBL nanti beneran jadi  parpol siapa ya kira-kira yang bakal jadi tokoh sentralnya? Apakah Pak Fachrul? Atau Pak Luhut?

Tentu, itu semua masih misteri. Toh, pemilu juga masih lumayan lama. Meski demikian, dengan pengaruh tokoh yang ada di PBL, mungkin bakal ada sesuatu yang besar bakalan keluar dari ormas tersebut. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...