HomeCelotehMisteri Admin Twitter NU

Misteri Admin Twitter NU

Kecil Besar

Akun Twitter resmi milik Nahdlatul Ulama (NU) tiba-tiba secara aktif merespons berbagai ucapan Hari Lahir (Harlah) ke-96 NU dengan lelucon-lelucon bernada sindiran dan satire. Meski Pengurus Besar NU (PBNU) mengaku akses telah dikembalikan, masih menjadi misteri siapa administrator (admin) akun yang sempat dianggap “mengganggu” itu.


PinterPolitik.com

Siapa sangka bahwa ternyata media sosial (medsos) kini menjadi senjata yang paling ampuh di abad ke-21 ini? Bagaimana tidak? Negara-negara yang ada dalam alternate universe Bumi-45 pun kini mengandalkan berbagai platform medsos untuk mengancam negara.

Salah satunya adalah mantan Presiden Federasi Amerika yang bernama Donald Grump. Hanya dengan sejumlah jari yang digunakan untuk berkicau, keamanan-keamanan negara lain pun turut terancam – mulai dari negeri Persia hingga negeri Korea Lor (Kolor).

Pentingnya akun medsos dalam strategi pun juga terlihat kalau linimasa di aplikasi Cuitter di negeri Nusantara menjadi ramai. Ada sesuatu yang berbeda dari akun yang dimiliki oleh sebuah kelompok organisasi agama tertentu.

Bagaimana tidak? Tiba-tiba, administrator (admin) akun @thenahdlatululama menjadi humoris meskipun sebelum-sebelumnya hanya bersifat serius. Sekali bercuit, cuitannya pun hanya berisi informasi-informasi mengenai kegiatan organisasi tersebut.


Image

The NU 🗹   @thenahdlatululama · Jan 31, 2022

Bismillah. Di hari lahir #NahdlatulUlama ini, kami akan bagi-bagi hadiah untuk netizen yang memberi ucapan unik, kreatif, keren, lucu, tetap sopan dan jaga prokes. Silakan balas cuitan ini. Jangan lupa pakai #Harlah96NU


Image

The NU 🗹   @thenahdlatululama · Jan 31, 2022

Min @muhammadiyah yakin ndak ngucapin selamat Harlah untuk saudara mudanya nih? #Harlah96NU


Image

The PKB 🗹   @ThePKB · Jan 31, 2022

Selamat dan Sukses Pengukuhan PBNU @thenahdlatululama periode 2022-2027. Dari Gus Muhaimin @chuckimiNOW, Ketum PKB.


Image

The NU 🗹   @thenahdlatululama · Jan 31, 2022

Terima kasih, Min @ThePKB. Besok-besok jangan telat ya ngucapinnya. Hehe. 


 Erik Tohir 🗹   @eriktohir · Jan 31, 2022

Selamat Hari Lahir ke-96, @thenahdlatululama. Semoga tetap istiqomah dalam menuju satu abad NU. 


Image

The NU 🗹   @thenahdlatululama · Jan 31, 2022

Terima kasih, Pak @eriktohir. Bismillah komisaris. 😁 


Image

 The PSI 🗹   @NotPartaiSosialisIndonesia · Feb 1, 2022

Selamat Harlah ke-96, @thenahdlatululama! Wish you all the best. 🥳


Image

The NU 🗹   @thenahdlatululama · Feb 1, 2022

Terima kasih, Pak @NotPartaiSosialisIndonesia. Biarlah kuuu relaaa 🎶🎶


Pinterpolitik.com   @pinterpolitik · Feb 1, 2022

Waduh, makin sadis aja nih satire-nya @thenahdlatululama. Jadi keingat sama Alm. Gus Dur guyonannya. Sekalian mampir sini dong: NU Tidak Butuh PKB Lagi?


 Saifullah Yusuf 🗹   @GusIpul · Feb 1, 2022

Ini siapa ya admin-nya? Kok gini-gini amat guyonannya @thenahdlatululama? Tolong diserahkan ke PBNU saja akunnya. Kalo nggak, nanti saya ulti lho!


Image

The NU 🗹   @thenahdlatululama · Feb 1, 2022

Ulti apa, Pak @GusIpul? Ultimate ability? Kuy mabar lah.


 Saifullah Yusuf 🗹   @GusIpul · Feb 1, 2022

Ultimatum, Mas @thenahdlatululama. Hayo, ndang diserahkan ke PBNU. Nanti dilaporin lho.


Image

The NU 🗹   @thenahdlatululama · Feb 1, 2022

Wadaaw, ya sudah saya kembalikan ke admin yang satunya saja. Gitu aja kok repot…


Hingga akun dikembalikan kepada PBNU, misteri pun masih berlanjut. Siapakah yang sempat menguasai “senjata” baru di abad ke-21 milik NU ini? Misteri pun hanya menjadi misteri bila hanya PBNU yang mengetahui seluk beluk di baliknya. (A43)

Baca Juga: Yahya Buka “Saham Politik” PBNU?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Amien Ingin Anaknya Jadi Menteri Jokowi?

“Intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret, sehingga yang ada tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur.” – Amien Rais PinterPolitik.com Pertemuan Prabowo dan Amien Rais...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Bayar Rindu Pelukan Jokowi-Paloh

“Peluklah diriku dan jangan kau lepas,” – Alexa, Jangan Kau Lepas Pinterpolitik.com Akhirnya ya, setelah sempat menimbulkan berbagai isu di media, saga pelukan Ketua Umum Partai...

More Stories

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?

Di Balik Mekarnya Citra Habibie

Tanggal 25 Juni dikenang sebagai hari lahir Habibie. Citranya kian harum meski telah tiada. Apa rahasia di balik reputasi yang tak pernah layu itu?