HomeCelotehMenyoal Reuni Jokowi dan Ahok

Menyoal Reuni Jokowi dan Ahok

Kecil Besar

“Kaulah yang bisa membuatku bahagia, dan itu sangat berarti,” – Rocket Rockers, Reuni


PinterPolitik.com

Mungkin, masih ada yang terngiang-ngiang dengan duet Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Pasangan ini memang tergolong fenomenal di mata netizen karena sempat menimbulkan gebrakan ketika menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Pas kampanye, strategi mereka di media sosial sepertinya cukup menarik banyak netizen sehingga banyak dukungan mengalir kepada mereka. Ketika resmi menjabat, mereka juga punya gaya kepemimpinan masing-masing di mana Pak Jokowi dikenal melalui blusukan sementara Pak Ahok terkenal melalui sikap frontalnya dalam mengurusi sesuatu.

Nah, kalau memang ada yang kangen dengan duo ini, keduanya akhirnya melakukan reuni. Setelah sebelumnya terpisahkan cukup lama karena Pak Ahok terkena kasus penistaan agama, akhirnya ada panggung yang bisa membuat keduanya berinteraksi.

Momen pertama tersaji ketika Pak Jokowi meninjau kilang minyak di Tuban, Jawa Timur. Kala itu, pak Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina ikut mendampingi Pak Jokowi di kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) itu.

Tak berselang lama, Pak Jokowi juga bereuni dengan Pak Ahok ketika sang presiden meresmikan implementasi energi baru terbarukan biodiesel 30% (B30). Kala itu, Pak Jokowi dan Pak Ahok bahkan sempat mengobrol berdua dengan tampang yang serius.

Nah, gimana nih pendukung Jokowi-Ahok di Pilgub DKI, apakah kedua momen reuni itu sudah cukup memenuhi rasa kangen?

Memang sih, sekarang ini posisi keduanya cukup berbeda. Pak Jokowi berada di pemerintahan eksekutif yaitu sebagai presiden. Sementara itu, Pak Ahok sekarang jadi pejabat perusahaan pelat merah yaitu Pertamina.

Meski demikian, bukan berarti keduanya gak bisa berinteraksi secara intens. Kan Pak Jokowi masih bisa menitip pesan ke Pak Ahok untuk menyelesaikan banyak perkara di sektor minyak. Pak Jokowi misalnya menekankan kepada Pak Ahok untuk bisa mengurangi ketergantungan kepada impor BBM.

Baca juga :  Waspada 3 "Kingdoms" of Jokowi?

Nah, pertanyaannya, apakah Pak Jokowi dan Pak Ahok bisa bereuni dalam bentuk saling berpasangan dalam sebuah jabatan publik? Misalnya, yang satu jadi presiden dan yang lainnya jadi wakil presiden?

Hmmm, sepertinya pertanyaan itu terlalu liar ya. Untuk sekarang ini, biarkan reuni mereka hanya untuk perkara migas aja. Semoga aja interaksi keduanya bisa memberikan gebrakan di sektor tersebut seperti ketika mereka menggebrak Pilgub DKI Jakarta. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...