HomeCelotehMenunggu Nadiem ‘Putar Setir’

Menunggu Nadiem ‘Putar Setir’

Kecil Besar

“Tujuan utama pendidikan bukanlah pengetahuan, tetapi tindakan” – Herbert Spencer, filsuf asal Britania Raya


PinterPolitik.com

Gengs, ada kalanya sebagai anak muda, kita perlu membesarkan telinga buat mendengar petuah dari para sesepuh deh. Kalau kalian pernah mengamati suatu komposisi tim sepak bola, maka pasti ada tuh satu atau lebih generasi tua yang secara permainan sih memang menurun, tetapi masih saja dipertahankan oleh pelatih.

Alasannya tentu saja bukan supaya mereka tiba-tiba kembali lincah sehingga bisa berkontribusi banyak ke tim, melainkan cuma agar bisa memberi pembelajaran ke adik-adik. Mimin sampai yakin deh, andai nggak ada Roy Keane, Neville, dan pemain gaek lain di Mancherster United era 2004-an, maka mustahil kita bisa lihat Ronaldo yang sekarang.

Tidak hanya dalam sepak bola saja hukum ‘ndengerin orang tua bicara’ ini berlaku, gengs, termasuk dalam kehidupan politik pun sangat perlu, sekalipun banyak orang ngeyelan-nya sih, termasuk soal kasus yang akhir-akhir ini menimpa Mas Menteri termuda di era Presiden Jokowi, Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Mas Nadiem sekarang pastinya pusing dapat sentilan dari sana-sini terkait Program Organisasi Penggerak (POP). Nah, soal itu, kali ini mimin tertarik dengan tutur kata seorang Fahri Hamzah. Dalam akun pribadinya, Bung Fahri membuat cuitan bahwa POP yang digagas Nadiem justru melahirkan satu masalah baru, yakni kesenjangan.

Seharusnya, lanjut Bung Fahri, Mas Menteri mending fokus saja pada penggunaan dana kementerian buat infrastruktur pendidikan, seperti yang pernah sukses dilakukan di dunia transportasi. Kalian ‘in’ nggak sama pendapat Bung Fahri? Kalau mimin sih ‘oke’.

Lagian nih, investasi pendidikan seperti yang dikatakan Bung Fahri itu lebih penting daripada POP di masa pandemi seperti ini. Apalagi soal ini juga dikomentari oleh Guru Besar ternama, Prof. Azyumardi yang menggambarkan betapa POP justru menggambarkan ketidakpedulian.

Baca juga :  Aldi-Saldi: Hakim Mazhab "Dissenters"?

Nah, investasi tersebut bisa digulirkan buat banyak hal lhocuy, terutama menyantuni siswa-siswa yang kurang mampu dalam pembelajaran jarak jauh seperti ini. Mimin miris aja sih lihat berita yang mengisahkan saat seorang bapak terpaksa mencuri laptop untuk kebutuhan si anak belajar.

Makanya, investasi ini penting banget, sembari sedikit demi sedikit juga mempersiapkan infrastruktur yang lebih mapan supaya nggak kaget dengan kebijakan ‘masa depan’ versi Mas Menteri kan. Terlebih, Pak Presiden dulu pilih Mas Nadiem jadi Mendikbud kan karena inovasinya dibidang teknologi. Upsss. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Banner Ruang Publik
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...