HomeCeloteh'Kopi Pelicin' Sandi

‘Kopi Pelicin’ Sandi

“Memakai jalan pintas untuk menyelesaikan masalah, sama seperti masuk ke jalur berlawanan untuk mempercepat laju mobil. Bahaya!” ~ Alissa Wahid


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]enyematan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bagi suatu daerah merupakan prestasi yang patut dibanggakan.

Oleh karena itu, tak aneh bila seluruh kepala daerah mengejar WTP dari BPK. Sampai – sampai jalan pintas dijalani. Weleeeeh weleeeeh, masa untuk mendapatkan predikat yang bagus itu memakai cara yang tidak baik sih, ahhh syudahlahhhh.

Inget kan ada pejabat daerah yang memberikan suap untuk dapat WTP? Hadeuuh, lagian kalau mau dipuji itu harusnya mau bekerja keras melakukan kinerja terbaik, jangan malah dimanipulasi, weleeeeeh weeleeeeh.

Kalau jadi pejabat hanya ingin dipuji ya mending ga usah jadi pejabat. Apa sih motivasinya ingin menjadi pejabat? Menyejahterakan orang banyak atau berharap dipuji orang banyak?

Weleeeh weleeeeh, tak jarang juga sih WTP dijadikan alat untuk maju lagi menjadi kepala daerah. Kan lumayan tuh bisa mengungkit keberhasilannya dapet WTP,  tapi sayangnya ga ada yang tahu gimana prosesnya dapet WTP.

Kalau gara – gara keberhasilan sih keren, tapi kalau dapetnya itu nyogok kayak pejabat yang waktu itu, aaahhhh syudahlah, rusak dunia persilatan.

Kalau semua daerah berlomba mendapatkan WTP, tentunya DKI Jakarta sebagai Ibukota juga tak mau kalah dong, masa mau kalah dibandingkan daerah – daerah lain. Weleeeeh weleeeh.

- Advertisement -

Hmmmm, pantes aja Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno sekarang lagi bersusah payah ingin mendapatkan WTP.

Upaya Sandi tak main – main, ia mati – matian ingin mendapatkan WTP. Entah tujuannya apa?

Baca juga :  Prabowo Masih Andalkan Ulama?

Apakah Sandi tak mau kalah dengan pemimpin DKI periode yang lalu? Ataukah Sandi itu ingin memberikan kebanggaan bagi warga DKI? Atau justru untuk alat dan investasi agar lancar maju kembali jadi Gubernur DKI?

Banyak motifnya lah, weleeeeh weleeeh. Tapi kalau diliat dari usahanya lumayan juga, Sandi nekat menambah personil untuk menginventaris aset daerah.

Selain itu, Sandi rela ‘berkompromi’ dengan DPRD DKI. Hmmmm, apalagi Sandi sudah melakukan ‘kompromi kopi’ dengan DPRD, buat apa nih? Buat jadi ‘pelicin’ atau apa nih? Weleeeh weeleeeh. (Z19)

spot_img

#Trending Article

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Berani Ganjar Tinggalkan PDIP?

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tidak diundang dalam halal bihalal PDIP Jateng. Apakah PDIP sudah tidak memperhitungkan Ganjar? Apakah Ganjar harus meninggalkan PDIP? PinterPolitik.com Bagi...

Jokowi Sudah Selesai?

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mulai mengemas barang-barangnya di Istana untuk dikirim ke Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pesan kekuasaan RI-1 sudah selesai secara...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Partai Mana yang Diinginkan Gatot?

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menolak ajakan Din Syamsuddin untuk bergabung dalam Partai Pelita. Mungkinkah yang diinginkan Gatot adalah partai besar? PinterPolitik.com Kalau membahas eks Panglima...

Anies Lagi, Anies Lagi

Beberapa pihak menyebut nama Jakarta International Stadium (JIS) melanggar undang-undang karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Apakah kritik ini terjadi karena yang merampungkan pembangunannya adalah...

Cak Imin Bisa “Tenggelam”?

Politikus PKB Umar Hasibuan sebut soal kemungkinan ancaman pembajakan terhadap PKB. Bila terjadi, mungkinkah Cak Imin bisa makin tenggelam?

Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi hubungan yang tidak mesra antara PKB dengan PBNU. Jika ketegangan terus...

More Stories

Wali Kota Depok ‘Biduan Lampu Merah’

"Kualitas humor tertinggi itu kalau mampu mengejek diri sendiri. Cocok juga ditonton politisi. Belajar becermin untuk melihat diri sendiri yang asli, " - Butet...

DPR Terpilih ‘Puasa Bicara’

“Uang tidak pernah bisa bicara; tapi uang bisa bersumpah,” – Bob Dylan PinterPolitik.com Wakil rakyat, pemegang amanah rakyat, ehmmm, identitas yang disematkan begitu mulia karena menjadi...

Ridwan Kamil Jiplak Jurus Jokowi

“Untuk melakukan hal yang buruk, Anda harus menjadi politisi yang baik,” – Karl Kraus PinterPolitik.com Pemindahan Ibukota masih tergolong diskursus yang mentah karena masih banyak faktor...