HomeCelotehKolam Renang Ridwan Kamil, Ujian 2024?

Kolam Renang Ridwan Kamil, Ujian 2024?

Kecil Besar

“Bukan lautan hanya kolam susu,” – Koes Plus, Kolam Susu


PinterPolitik.com

Perkara anggaran sepertinya jadi satu hal yang amat sensitif ya akhir-akhir ini. Semua ini mungkin gara-gara anggaran lem Aibon Pemprov DKI yang sukses bikin banyak orang geleng-geleng kepala. Nah, akibat dari hal itu, jadi banyak orang yang mulai lebih kritis kalau ada anggaran yang lumayan membingungkan.

Salah satu sosok yang kena imbas kritik perkara anggaran ini adalah Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Sosok yang kerap disapa Kang Emil ini jadi sorotan karena ditemukan rencana untuk membangun kolam renang pribadi di Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jawa Barat.

Rencana pembangunan kolam renangnya aja sebenarnya udah bikin sebagian netizen mengernyitkan dahi. Hal ini belum termasuk dengan total dana yang dianggarkan untuk pembangunan kolam renang tersebut yang mencapai Rp 1,5 miliar. Tentu aja ini bikin para netizen bergunjing dengan kata-kata liar mereka.

Kang Emil sendiri sebenarnya punya alasan terkait dengan pembangunan fasilitas itu. Kolam itu katanya penting  buat dirinya yang butuh terapi setelah mengalami cedera kaki. Selain itu, ia juga menyebut kalau fasilitas di Gedung Pakuan itu kan bisa bermanfaat untuk gubernur selanjutnya.

Tak lupa, mantan Wali Kota Bandung itu juga menyebut proyek lain juga sebenarnya terjadi di era gubernur sebelumnya, Ahmad Heryawan.

Nah, dari hal itu mungkin kita semua jadi belajar, memang seharusnya anggaran yang dibikin para pejabat itu harus dipelototi secara saksama. Jangan cuma Aibon DKI doang, tapi semua anggaran memang punya potensi untuk dikritisi, termasuk dengan anggaran kolam renang Kang Emil ini.

Yang unik sebenarnya, baik Kang Emil maupun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini kan sebenarnya cukup punya banyak pendukung di media sosial. Kok bisa gitu di waktu yang berdekatan mereka harus menghadapi kritik untuk perkara anggaran.

Secara spesifik, keduanya ini kan digadang-gadang akan menjadi capres potensial di Pilpres 2024. Nah, sepertinya keduanya tengah diuji baik dari segi penganggarannya itu sendiri dan juga dari segi ketahanan menghadapi kritik. Dua hal itu mungkin jadi modal penting buat berlaga di Pilpres nanti. Kalau maju.

Ya, kita tunggu aja semulus apa Kang Emil dalam menghadapi ujian terkait kolam renang ini. Apakah dia yang paling mulus dalam menghadapi ujian ataukah ada orang lain seperti Anies, itu jadi teka-teki yang masih ditunggu jawabannya. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...