HomeCelotehKeyakinan Bamsoet Soal RUU Ketahanan Keluarga

Keyakinan Bamsoet Soal RUU Ketahanan Keluarga

Kecil Besar

“Ku yakin cinta slalu mengerti,” – D’Cinnamons, Ku Yakin Cinta


PinterPolitik.com

Sepertinya masih banyak yang masih ngomongin RUU Ketahanan Keluarga ya. Bukannya apa-apa, berbagai isu terkait dengan RUU ini emang bakalan terkait erat dengan berbagai kehidupan pribadi masyarakat, jadi ya pasti banyak menuai respons.

Isu-isu itu misalnya adalah soal perkara pribadi seperti kewajiban suami-istri saling mencintai hingga kewajiban istri mengurus rumah tangga. Selain itu, perkara lain seperti penyimpangan seksual yang meliputi LGBT dan BDSM juga banyak jadi bahan pembicaraan banyak orang.

Nah, terkait dengan kontroversi RUU ini, berbagai pejabat tinggi di pemerintahan punya opininya masing-masing. Salah satu yang baru-baru ini melontarkan pernyataan terkait dengan RUU itu adalah Ketua MPR Bambang Soesatyo atau kerap disapa Bamsoet.

Kalau kata Pak Bamsoet, dari sisinya sebagai Golkar, ia meyakini kalau RUU Ketahanan Keluarga itu gak bakalan berlanjut. Mantan Ketua DPR itu bilang kalau Golkar udah menarik diri dan bilang kalau RUU itu gak perlu lagi dipersoalkan.

Hmmm, gimana ya, pejabat sekelas Pak Bamsoet udah meyakini kalau RUU tersebut gak bakalan berlanjut. Di satu sisi, keyakinan itu bisa sedikit melegakan beberapa pihak soalnya berbagai kontroversi yang ditakutkan bakal terjadi, mungkin akhirnya bakalan batal.

Meski begitu, di lain pihak, kan isu itu udah terlanjur bergulir dan jadi pembicaraan masyarakat. Mungkin gak ya jadi ada kegaduhan di masyarakat akibat lontaran isu RUU Ketahanan Keluarga tersebut?

Secara spesifik, apakah energi masyarakat sempat terserap banyak ya buat ngomongin isu tersebut? Apakah masyarakat jadi teralihkan fokusnya gegara mendengar berbagai isu pribadi dalam RUU Ketahanan Keluarga?

Pertanyaan ini mungkin buat beberapa orang jadi ada benarnya. Misalnya aja sekarang ini kan lagi ada pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang juga penuh kontroversi. Nah, apakah mungkin RUU Ketahanan Keluarga ini sempat sedikit mengaburkan fokus masyarakat dari RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang juga menuai banyak kritik?

Pertanyaan utamanya sebenarnya mungkin aja bersumber dari pernyataan Pak Bamsoet, kalau misalnya Ketua MPR aja meyakini gak bakalan berlanjut, terus kenapa ya harus masuk ke Prolegnas DPR dan jadi bahan pembicaraan masyarakat?

Ya, tapi itu semua kan hanya pertanyaan. Apapun itu, yang jelas berbagai isu yang kontroversial memang harus jadi perhatian masyarakat. Yang penting kan jangan sampai ada energi yang teralih gegara lagi menyoroti isu yang spesifik. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...