HomeCelotehJokowi Butuh Deddy Corbuzier

Jokowi Butuh Deddy Corbuzier

Kecil Besar

“Hanya untuk khas ajalah. Di antara keluarga cuma ada aku yang ada kumisnya. Yang lain enggak ada kumisnya”. – ST Burhanuddin, Jaksa Agung


PinterPolitik.com

Jaksa Agung mungkin adalah salah satu jabatan yang prestisius bagi seorang praktisi di bidang hukum. Namun, bagi masyarakat, bisa juga jabatan ini jadi terlihat menyeramkan.

Ini juga yang menjadi sorotan masyarakat pada sosok Jaksa Agung saat ini, Pak ST Burhanuddin. Dengan kumisnya dan pembawaannya, jelas aja doi dilihat sebagai sosok yang seram. Ampun loh ya pak. Ini hanya menyambung lidah masyarakat. Hehehe.

Tapi, walau seram, penampilan Pak ST Burhanuddin sebenarnya mencuri perhatian. Hal ini karena penampilannya yang dinilai mirip Adam Suseno, suami Inul Daratista. Itu loh, Mbak Inul yang suka goyang ngebor. Mas Adam itu emang terkenal karena kumisnya.

Baca Juga: Megawati Perlu Rebranding PDIP

Nah, dalam podcastnya, Om Deddy Corbuzier mengomentari kumis milik Pak ST Burhanuddin itu. Beneran Om Deddy ini nggak ada takut-takutnya hehehe.

Lucunya lagi, Pak ST Burhanuddin seolah nggak terima dibandingkan dan menyebut dirinya lebih ganteng dari Mas Adam. Wkwkwkwk. Sungguh nggak tertebak ya tanggapannya. Heheheh.

Om Deddy Corbuzier juga menyebutkan bahwa dirinya kerap kali menemukan meme yang menyamakan Burhanuddin dengan Adam Suseno.

Terkait kumisnya itu, Pak ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa dirinya sengaja memanjangkan kumis sebagai ciri khas di keluarganya. Soalnya yang lain nggak ada yang berkumis. Wih, takut jadi anggota keluarga yang ditukar gitu kali ya. Hehehe.

Tapi, dengan hadir di podcastnya Om Deddy, masyarakat akhirnya bisa tahu juga loh sisi lain dari Pak ST Burhanuddin yang bisa cair dan nggak seram-seram banget juga. Dengan kata lain, Om Deddy sukses menyambungkan narasi antara para pemimpin kita dengan masyarakat.

Baca juga :  Jebakan Logika Bedah Kasus Nadiem?

Makanya, Presiden Jokowi sebetulnya harus berterima kasih sama Om Deddy. Soalnya, gara-gara acaranya Om Deddy yang kerap menghadirkan para menteri, masyarakat jadi tahu seperti apa sisi lain dari para pejabat negara kita.

Nggak heran nih Pak A.M. Hendropriyono menjuluki Om Deddy sebagai aset bangsa. Hehehe.

Hmm, tapi Om Deddy jangan sampai kehilangan sikap kritisnya loh ya. Biar nggak dicap udah jadi agen pemerintah. Uppps. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Sambal Rocky Gerung Setelah Menghilang

“Sambala, sambala, bala sambalado. Terasa pedas, terasa panas.” – Ayu Ting Ting PinterPolitik.com Film pertama Rocky terlahir pada 1976. Sejak lahir doi langsung boyong tiga penghargaan...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

Dokter: Goodbye Jokowi?

“Seorang dokter menyembuhkan, dan alam yang menciptakan kesehatan.” Aristoteles PinterPolitik.com BPJS… Oh BPJS… Karena kehadiranmu ku tak perlu khawatir lagi jika tiba-tiba jatuh sakit. Iuran tidak...

More Stories

Kicepisme Pragmatis Politik

Jokowi dan JK bertemu di HUT Bhayangkara ke-80, dan suasananya adem-adem saja. Padahal beberapa bulan lalu JK sempat berteriak lantang: "Kasih tahu semua itu termul-termul, Jokowi jadi presiden karena saya", gara-gara isu ijazah yang menyeret namanya sebagai pihak yang terus mempersoalkan. Tapi begitu ketemu langsung, ijazah pun tak dibahas. Inilah wajah politik di level elite Indonesia yang sesungguhnya.

Anies dan Dark Side of The Moon

Beberapa hari lalu, Presiden Prabowo berbicara di depan ribuan akademisi dan menyebut: meski 5 kali ikut Pilpres dan baru 1 kali menang, ia tak pernah merongrong pemerintah yang sah. Pernyataan ini sekaligus pesan tersirat ke oposisi hari ini, termasuk Anies Baswedan, tentang batas etika berpolitik pasca kekalahan. Dalam beberapa kesempatan, Anies memang sempat mengkritisi kondisi negara, soal penghematan anggaran di satu sisi tapi juga pemborosan di lain sektor, serta kritik-kritik lainnya.

Menyikap Tubir Milbus

Pengangkatan purnawirawan sebagai Komisaris Utama PT Bukit Asam beberapa hari lalu melengkapi pola yang sudah terbentuk: Dirut MIND ID dari AU, Dirut PT Timah dari AD, Dirut Antam dari AD. Tiga perusahaan tambang negara paling strategis kini sama-sama dipimpin figur berlatar militer. Bercanda pun terasa pas — jurusan tambang terbaik Indonesia sepertinya ada di Akademi Militer.