HomeCelotehJokowi Bakal Reshuffle Terawan?

Jokowi Bakal Reshuffle Terawan?

“Genius is one percent inspiration, ninety-nine percent perspiration” – Thomas Alva Edison


PinterPolitik.com

Pasti kalian sudah tau dong, bahwa dari kemarin sampai saat ini masih trending banget berita yang berkaitan dengan kondisi Istana. Ya iya dong, tentu trending.

Lah, bayangin, cuy. Seorang presiden sampai marah – bahkan sampai seekspresif itu dalam meluapkan kekesalannya. Kalau kalian tidak percaya, coba amati gestur tubuh presiden dalam video yang diunggah di akun Facebook beliau.

Kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini diluapkan kepada para menteri dan pimpinan lembaga negara lantaran tidak maksimal dalam bekerja di tengah pandemi  Covid-19. Sebenarnya, kemarahan tersebut diluapkan saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 18 Juni lalu.

Tapi, ya, gak tahu kenapa kok baru diunggah. Mungkin salah satu alasannya biar publik mengetahui bahwa presiden sudah bekerja keras dan saat ini sedang jengkel sama bawahannya.

Lebih jauh dari itu, kalau melihat kemarahan tersebut, kelihatannya Pak Presiden memang sudah sangat tidak puas dengan kinerja kabinetnya ya. Terlebih, jika kita amati secara saksama, memang bisa dilihat bahwa jajaran kementerian semenjak Covid-19 merebak di Indonesia belum menunjukkan kinerjanya yang apik dan belum ada gearakan-gebrakan kebijakan gitu.

Padahal kan, ini dalam kondisi pandemi. Terlebih jurang resesi ekonomi sangat lebar. Hadehhh.

Saking gedeknya sama kabinetnya, presiden sampai beberapa kali mengatakan bahwa dia sudah memikirkan langkah terburuk yaitu ada lembaga yang akan dibubarkan jika memang lembaga tersebut tidak efektif dalam kinerja. Bahkan, jika memang diperlukan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) ya tidak masalah dan akan dibuatkan.

- Advertisement -

Nah, sebenarnya, ada nih yang menarik dari kalimat yang diomongkan beliau, yaitu doi sudah berencana melakukan reshuffle. Sebentar nih, biasanya, reshuffle itu dilakukan dengan diam-diam loh. Kalau sudah seperti ini, berarti memang kemarahan beliau sudah di ubun-ubun ya, gengs.

Coba tebak siapa yang bakal di-reshuffle. Kalau kalian cermat, sebenarnya ada sebuah diksi yang menyoroti kinerja salah satu kementerian, yaitu Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Bahkan, presiden menyentil Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto yang hanya melakukan penyerapan anggaran sekitar 1,53 persen dari total anggaran yang dicanangkan untuk Covid-19 ini, yaitu Rp 75 triliun.

Wahh, padahal kan seharusnya diperlukan penyerapan besar ya, gengs. Tujuannya, selain agar ada penanganan dan pengendalian persebaran virus, yaitu untuk memberikan insentif bagi para tenaga medis. Bagaimana pun juga, Presiden Jokowi udah berjanji begitu.

Sabar Bapak Presiden, jangan terbawa emosi ya. Soalnya, kalau terbawa emosi, nanti kinerjanya malah kurang optimal loh.

Mungkin salah satu faktor kenapa Presiden Jokowi menyoroti Menteri Terawan karena dulu seakan doi mengatakan bahwa Covid-19 ini gak bahaya. Bahkan, dulu doi mengatakan bahwa flu biasa lebih bahaya daripada Covid-19.

Ehh, semakin ke sini kelihatan kan, bahwa ini bukan virus biasa. Duh, apa jangan-jangan dulu Pak Terawan hanya pengen melegakan hati Pak Presiden? Jadi, seakan-akan asal bapak senang alias ABS gitu. Upsss.

Duh, mimin jadi penasaran nih apa pertimbangan Presiden Jokowi dulu memilih Pak Terawan sebagai menteri di kabinetnya. Terlebih, dulu kan doi sempat berkonflik dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Hmmm.

- Advertisement -

Tapi, ya sudah lah, itu semua sudah menjadi pilihan Bapak Presiden ketika awal penyusunan kabinet. Kita sebagai masyarakat biasa bisanya ya hanya menunggu kebijakan dari mereka, cuy. Yaa, sambil kritik tipis-tipis kalau sekiranya kurang sesuai. Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Suharso Tumbang, KIB Bubar?
spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

Mahfud MD Permainkan Bjorka?

“Satgas itu dibentuk bukan untuk memburu Bjorka, sebab yang dari Bjorka itu tak satupun yang membobol rahasia negara. Itu hanya sensasi,” – Mahfud MD,...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

“Jadi dari pihak PDIP, mengusulkan yang namanya tanda gambar itu, nomor itu sebenarnya saya katakan kepada Bapak Presiden dan Ketua KPU dan Bawaslu bahwa...

Di-Back Up SBY-JK-Paloh, Anies Pede?

“Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ayah biologis dan ideologis AHY, Jusuf Kalla sebagai mentor politik Anies, dan Surya Paloh sebagai king maker,” – Ahmad...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...