HomeCelotehInikah Jokowi’s Angels?

Inikah Jokowi’s Angels?

Kecil Besar

Mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Arief Poyuono mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke tiga sosok yang disebut sebagai The Three Musketeers. Apakah tiga sosok ini adalah Jokowi’s Angels?


PinterPolitik.com

Bagi yang suka film-film laga (action), seri film yang bertajuk Charlie’s Angels pasti terdengar tidak asing lagi. Seri film ini memang udah berjalan sejak tahun 1970-an lho – ketika franchise ini masih berbentuk seri televisi.

Nah, di tahun 2000, franchise ini akhirnya diproduksi ke dalam bentuk film layar lebar. Intinya sihCharlie’s Angels ini kisahnya menceritakan tiga perempuan yang disebut sebagai Angels. Tiga perempuan ini bekerja untuk Charlie Townsend yang memiliki sebuah firma detektif swasta.

Alhasil, para angels ini beraksi dan menjalankan misi-misi yang diberikan oleh Charlie. Nggak jarang, misi-misi tersebut melibatkan aksi-aksi berbahaya yang membuat menonton semakin merasa penasaran dengan kelanjutan cerita mereka tuh.

Secara nggak langsung, aksi tiga angels utama ini mengingatkan mimin dengan tiga serangkai yang berasal dari abad ke-17, yakni The Three Musketeers (Tiga Musketir) yang beranggotakan Athos, Porthos, dan Aramis. Tiga musketir ini memang jago dan lihai dalam mengayunkan pedang mereka.

Nah, uniknya lagi, ada sosok politikus yang membandingkan tiga musketir ini dengan tiga pejabat pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Kata mantan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Arief Poyuono, Pak Jokowi punya tiga menteri yang sangat loyal kepada sang presiden. Hmm, apa mereka ini juga bisa disebut Jokowi’s AngelsHehe.

Tiga musketir ala Jokowi ini disebut dengan inisial huruf oleh Poyuono, yakni L, P, dan M. Wah wah, Pak Poyuono ini kok nggak langsung blak-blakan aja? Tahu sendiri kan kalau netizen Indonesia itu suka kepo alias kepingin tahu? Hehe.

Baca Juga: Akhirnya, Jokowi ‘Rilis’ PPKM Baru!

Baca juga :  Gibran "Ban Serep" yang Ngarep?

Ya udah dehmimin coba tebak aja. Setahu mimin sih, ada dua menteri yang bisa jadi cocok dengan kisi-kisi L tadi. Bisa jadi, L ini adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan atau bisa juga Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi.

Ya, kalian udah bisa nebak sendiri lah ya siapa yang benar-benar loyal ke Pak Jokowi. Pak Luhut kan udah sering juga tuh dapat julukan sebagai Perdana Menteri (PM). Hehe.

Lanjut nih, kira-kira, siapa nih yang jadi P-nya ini? Boleh jadi, P ini adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno atau Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto tuh. Ini bisa sebelas-dua belas sih. Dua-duanya bisa dibilang kini dekat dengan Pak Jokowi.

Terakhir nih, mari kita cari siapa yang menjadi sosok M. Mungkin nih, tebakannya bisa mengarah ke Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, atau Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Hmm, si M ini bisa rancu nih jawabannya. Pak Mahfud kan akhir-akhir ini dekat sama Pak Jokowi – bahkan dibilang pernah menjadi calon wakil presiden (cawapres) pilihan Pak Presiden yang sebenarnya. Tapi nih, bisa juga, sosok M adalah Moeldoko – mengingat sosok militer ini terus menjadi salah satu orang kepercayaan Pak Jokowi.

Ya, mimin sih cuma bisa bantu nebak siapa aja Jokowi’s Angels di antara nama-nama tersebut, gaes. Kalau menurut kalian, siapa nih para Jokowi’s Angels yang sebenarnya? (Colek Pak Jokowi). Hehe. (A43)

Baca Juga: Membaca Siapa “Musuh” Jokowi


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Baca juga :  Waspada 3 "Kingdoms" of Jokowi?

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu?