HomeCelotehGibran Pilih Ganjar atau Jokowi?

Gibran Pilih Ganjar atau Jokowi?

Presiden Jokowi sudah memperbolehkan tidak menggunakan masker di area terbuka. Menariknya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka justru meminta tidak terburu-buru dan masih menunggu arahan Gubernur Jawa Tengah.


PinterPolitik.com

Ada kabar gembira nih guys. Ya, apalagi kalau bukan pengumuman dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal izin melepas masker di area terbuka. Akhirnya ya guys, setelah dua tahun lebih wajib menggunakan masker, kita sekarang tidak perlu panik lagi jika ternyata lupa membawa masker ketika keluar rumah. 

“Jika masyarakat sedang beraktivitas di tempat atau area terbuka yang tidak ada orang, maka diperbolehkan tidak memakai masker,” ungkap Pak Jokowi pada 17 Mei.

Tapi nih, ternyata ada pejabat publik yang sepertinya tidak seayun lho dengan kebijakan Pak Jokowi. Menariknya lagi, itu adalah anaknya sendiri yang sekarang menjabat sebagai Wali Kota Solo. Ya, siapa lagi kalau bukan Mas Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Pak Jokowi.

“Jangan buru-buru. Nunggu Pak Gubernur Jateng dulu. Kalau lepas masker kasuse naik maneh repot nanti,” ungkap Mas Gibran pada 18 Mei. Menurut Mas Gibran, sebaiknya jangan terburu-buru menerbitkan aturan membuka masker. Kalau nanti kasus Covid-19 naik lagi, justru akan merepotkan.

Ngomong-ngomong soal Mas Gibran yang menyinggung Gubernur Jawa Tengah alias Pak Ganjar Pranowo, ini menarik lho guys. Soalnya nih, Pak Ganjar kan sering disebut sebagai the next Jokowi oleh pendukungnya.

Baru-baru ini, di acara Rakernas V Projo di Jawa Tengah, Pak Jokowi juga memberi sinyal kalau yang akan didukungnya mungkin ada di acara itu. “Urusan politik ojo kesusu sik. Jangan tergesa-gesa, meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini,” ungkap Pak Jokowi pada 21 Mei.

Baca juga :  Rusia Ikut Nyemplung IKN?
- Advertisement -

Nah, Pak Ganjar yang ada di acara itu terlihat menjawab diplomatis ketika ditanya. “Jangan GR. Beliau kan hanya ceritanya begitu saja. Jangan GR, gitu aja GR,” ungkap Pak Ganjar pada 22 Mei.

Wah kalau begini, mungkin ibaratnya Mas Gibran memilih antara presiden yang sedang berkuasa dengan presiden yang akan berkuasa kali ya. Hehe. 

Nah ayo Mas Gibran, sudah dapat belum arahan dari Gubernur Jateng? Hehe. (R53)

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

More Stories

Megawati Gantikan Puan dengan Tatam?

Puan Maharani terus didorong PDIP untuk menjadi kandidat di Pilpres 2024. Namun, jika elektabilitas Puan stagnan, mungkinkah Megawati akan menggantinya dengan Mohammad Rizky Pratama...

Bukan UI, Kenapa Presiden dari UGM?

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani berharap ke depannya Presiden Indonesia tidak lagi dari alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), melainkan dari alumni Universitas Indonesia...

Kunci Wamendagri, Megawati Khawatirkan Tito?

Dalam reshuffle kabinet pada 15 Juni 2022, politisi PDIP John Wempi Wetipo digeser dari Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR) menjadi...