HomeCelotehGanjar-Anies: Kombinasi Menuju 2024

Ganjar-Anies: Kombinasi Menuju 2024

Kecil Besar

Dengan banjir yang terjadi di Semarang, Jawa Tengah (Jateng), warganet sebut saatnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk tawarkan bantuan untuk Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Apakah duo ini kombinasi yang pas untuk tahun 2024?


PinterPolitik.com

Tahun 2021 ini bisa dibilang menjadi tahun yang berat bagi Indonesia. Setelah di tahun 2020 lalu dianggap jadi tahun pandemi yang berdampak besar bagi perekonomian, kini sejumlah bencana alam justru melanda berbagai wilayah.

Kali ini, banjir disebut terjadi di ibu kota Provinsi Jawa Tengah (Jateng), yakni Kota Semarang. Bahkan nih, banjir di kota tersebut disebut terjadi di banyak titik lho.

Persoalan banjir ini pun akhirnya mendapatkan perhatian dari banyak warganet. Soal kritik terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sering muncul ketika Jakarta mengalami banjir, misalnya, sejumlah pihak menanyakan mengapa kritik serupa tidak muncul terhadap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Tapi nih, uniknya, nggak hanya kritik yang dikomentari para warganet, melainkan juga soal tawaran bantuan untuk Pak Ganjar. Soalnya nih, dulu ketika Jakarta dilanda banjir, Gubernur Jateng tersebut sempat menawarkan bantuan pada Pak Anies lho.

Kini, muncul sejumlah ide agar Gubernur DKI Jakarta juga menawarkan bantuan serupa kepada Pak Ganjar. Mungkin nih, para warganet berharap Pak Anies bisa “membalas” dan menjadi resiprokal terhadap Gubernur Jateng tersebut kali ya? Hehe.

Ya, siapa tahu kan bisa membantu? Ya kan? Namanya juga bencana dan musibah. Sudah saatnya semuanya – entah dari kubu politik mana pun – bahu-membahu untuk saling meringankan beban yang ditanggung akibat bencana ini.

Baca Juga: Giliran Ganjar Kena Blusukan Risma?

Anies Baswedan Setara Elon Musk

Hmmtapi nih ya, kalau Pak Anies dan Pak Ganjar beneran saling bantu-membantu, bukan nggak mungkin chemistry di antara keduanya bisa terbangun tuh. Boleh jadi, hubungan timbal balik itu membuahkan hasil yang lain – katakanlah soal dinamika politik di tahun 2024 mendatang. Hehe.

Pasalnya, baik Pak Anies maupun Pak Ganjar sama-sama dinilai berpotensi lho untuk menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Hampir semua survei menempatkan keduanya pada peringkat atas dari sisi elektabilitas.

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Mungkin nih, kalau di dunia Dragon Ball, kombinasi Pak Ganjar dan Pak Anies ini mirip kombinasi ala Goku dan Vegeta kali ya? Meski keduanya berbeda dari sifat, Goku dan Vegeta pun bisa bekerja sama dan berfusi menjadi Gogeta dong.

Lagipula, dengan kombinasi ini, bukan nggak mungkin dua kelompok yang biasanya berseberangan – sebut saja cebong dan kampret – bisa berdamai lho. Kan, baik Pak Ganjar dan Pak Anies memiliki kedekatan politik pada dua kelompok yang berbeda.

Wah, kalau begitu, mungkin nggak ya kombinasi dua sosok ini membuahkan situasi politik yang tidak terpecah belah? Hmm, kalau penasaran, bisa nih Pak Ganjar dan Pak Anies disegerakan. Hehe. (A43)

Baca Juga: Solusi, Menuju Ganjar-Anies 2024


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu?