HomeCelotehEdhy Prabowo Lolos “Audisi”?

Edhy Prabowo Lolos “Audisi”?

Kecil Besar

“I’ve been to a million auditions, and the same thing happens every time, where I get interrupted because someone wants to get a sandwich. Or I’m crying, and they start laughing,” – Mia Dolan dalam film La La Land (2016)


PinterPolitik.com

Banyak yang mempertanyakan siapa yang bakal mengisi kekosongan di band kenamaan kabinet Pak Jokowi yaitu Elek Yo Band. Setelah Pak Jokowi membentuk kabinet baru, memang ada dua personel yang tak lanjut yaitu mantan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dan mantan Kepala Bekraf Triawan Munaf.

Selayaknya band-band lain, kekosongan seperti itu jelas harus diisi dong. Dalam praktiknya, ada beberapa band yang melakukan audisi bagi secara terbuka maupun tertutup untuk mengisi suatu posisi yang ditinggalkan seorang personel.

Nah, boleh jadi, Elek Yo Band ini sudah melakukan audisi untuk menempati tempat figur-figur yang gak lanjut jadi menterinya Pak Jokowi. Soalnya pas manggung di acara Nitilaku UGM beberapa waktu lalu, udah ada personel baru yang ikut manggung band para menteri itu. Siapa ya?

Siapa yang menyangka kalau yang mengisi kekosongan itu adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Kader Partai Gerindra ini tampak langsung nyetel dengan personel lainnya karena ia terlihat total dengan memakai wig sebagai bagian dari aksi panggungnya. Eh, wig ini bukan bagian ospek anggota baru kan?

Hmmm, terlepas dari itu, sepertinya Pak Edhy cukup diterima ya di band tersebut. Kalau kata Pak Edhy, dia ditelepon langsung oleh personel senior Elek Yo Band yaitu Menhub Budi Karya Sumadi. Mungkin aja Pak Edhy ini beneran udah lolos audisi di band dan mungkin juga diterima di kabinet secara keseluruhan.

Meski demikian, kayaknya Pak Edhy bakal harus menghadapi audisi lain dari hanya sekadar audisi band. Mantan Ketua Komisi IV DPR RI itu mungkin aja harus menghadapi audisi dari orang-orang yang masih mengagumi kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya, Susi Pudjiastuti.

Belakangan ini misalnya, Pak Edhy tengah menghadapi kontroversi karena rencananya yang akan membuka kembali ekspor lobster. Ekonom Faisal Basri misalnya menyebut kalau rencana pencabutan larangan ekspor benih lobster itu akan merugikan Indonesia.

Tak hanya itu, pertanyaan juga muncul langsung dari Bu Susi yang digantikan oleh Pak Edhy. Kalau kata Bu Susi, apa tidak lebih baik menunggu sampai lobster besar terlebih dahulu lalu dijual dengan harga yang lebih mahal?

Nah, kontroversi soal ekspor benih lobster ini mungkin akan jadi audisi lain buat Pak Edhy sebagai seorang menteri. Sejauh ini, Pak Edhy sih menyoroti kalau larangan gak dicabut, penyelundupan benih ke luar negeri akan ada, makanya rencana kebijakan itu masuk jadi pertimbangannya.

Kita tunggu aja nih, audisi soal benih lobster ini akan berbuah hasil apa buat Pak Edhy. Di luar itu, sepertinya akan ada banyak audisi lain baginya, soalnya pemerintahan kan masih sampai 2024. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...