HomeCelotehAdu Kuat Pembesar di PAN?

Adu Kuat Pembesar di PAN?

Kecil Besar

“Kau raksasa,” – God Bless, Raksasa


PinterPolitik.com

Selama beberapa waktu terakhir, pemberitaan tentang Partai Amanat Nasional (PAN) sepertinya berkutat di pemilihan ketua umum mereka ya. Wajar aja sih, soalnya kayaknya proses ini melibatkan drama yang cukup menarik buat jadi bahan berita.

Kalau diperhatikan, awalnya ada dua kubu utama yang jadi sosok sentral dari proses pemilihan tersebut. Sebagai petahana, sosok Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan jadi salah satu figur yang dikabarkan akan kembali mengejar kursi ketum.

Di luar itu, ada juga sosok Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais yang sering disebut-sebut dalam pemberitaan tentang pemilihan Ketum PAN. Kabarnya, mantan Ketua MPR ini memberikan dukungan kepada Mulfachri Harahap yang akan bersanding dengan putranya sendiri, Hanafi Rais.

Sebenarnya, ada satu poros lagi yang dikabarkan akan meramaikan bursa pemilihan Ketum PAN. Mantan Menteri PAN-RB Asman Abnur jadi sosok yang ikut berlaga dengan menggandeng mantan Ketua Fraksi PAN DPR RI Tjatur Sapto Edy.

Nah, sosok Asman dan Tjatur ini sendiri sebenarnya diklaim didukung oleh sosok penting juga di PAN. Konon, mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa memberikan restu kepada sosok Asman dan Tjatur ini. Wah, jadi tambah rame ya.

Merujuk pada hal-hal tersebut, bursa ketum PAN ini mungkin aja jadi semacam adu kuat para pembesar di PAN. Ya bisa dibilang kalau ini tuh semacam clash of the titans di dalam partai berlogo matahari tersebut.

Bukannya apa-apa, baik sosok Zulkifli, Amien, dan Hatta merupakan sosok yang berpengaruh, gak hanya di internal PAN, tetapi juga di politik Indonesia secara umum. Maka dari itu, dengan kekuatan tiga pembesar itu, bursa ketum PAN jadi kompetisi yang berpotensi seru banget.

Baca juga :  Verrell, Esetetika Kuasa dan Fatamorgana?

Secara spesifik, mungkin aja bakal ada pertarungan ekonomi dan histori dalam perebutan Ketum PAN nanti. Pak Zulkifli dan Pak Hatta merupakan sosok yang punya pengalaman dunia usaha dan ekonomi yang cukup mumpuni. Di lain pihak, Pak Amien merupakan sosok yang punya banyak catatan sejarah, terutama bagi PAN.

Wah, kalau laga para pembesar itu benar-benar terjadi, kira-kira siapa ya yang bakalan menang? (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...