HomeCelotehAda Christmas Carol, Anies Diapresiasi

Ada Christmas Carol, Anies Diapresiasi

“It’s coming on Christmas, they’re cutting down trees, putting up reindeer, singing songs of joy and peace,” – Joni Mitchell, River


PinterPolitik.com

Suasana natal dan tahun baru sepertinya sudah semakin kerasa ya. Seiring dengan cuaca yang semakin dingin, Desember 2019 juga sudah semkain mendekati akhirnya. Hayo, siapa yang sudah dapat ajakan buat ikutan tukar kado di kantor?

Nah, suasana natal itu boleh jadi makin terasa bagi sebagian warga ibu kota. Hal ini terjadi karena adanya christmas carol di kawasan Sudirman dan Thamrin. Wow, kayak di mana gitu ya ada christmas carol dalam menyambut hari raya itu.

Kalau kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dia ingin agar suasana natal ala negara-negara maju bisa dirasakan di negeri ini. Secara khusus, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut kalau keberadaan christmas carol ini adalah untuk memberikan pesan kalau Jakarta itu milik semua.

Langkah Pak Anies ini sebenarnya tergolong unik jika melihat sepak terjangnya selama kampanye dan menjalankan pemerintahan. Sudah bukan rahasia kalau mantan Rektor Universitas Paramadina ini dekat dengan ormas-ormas Islam. Kedekatannya ini bahkan kerap jadi dalih sejumlah pengritiknya untuk menyebut Pak Anies sebagai sosok intoleran.

Nah, keberadaan christmas carol ini bisa saja kemudian mengikis anggapan kalau Pak Anies ini hanya dekat dengan ormas-ormas Islam konservatif aja. Melalui kebijakan itu, mungkin aja anggapan intoleran kepada dirinya bisa diredam, kan ada pesan kalau Jakarta milik semua.

Sepertinya, banyak juga masyarakat yang mengapresiasi kebijakan Pak Anies ini. Pujian ini sendiri tidak meluncur dari sosok-sosok sembarangan. Banyak pihak yang biasanya hadir dengan kritik tajam kepada sang gubernur, justru kini memujinya karena langkah tersebut.

- Advertisement -

Direktur Eksekutif Charta Politik Yunarto Wijaya misalnya, biasanya cukup vokal dalam mengritik Pak Anies. Nah, ketika dia meliihat kebijakan itu, dia tak ragu untuk memberi salut sang gubernur.

Baca juga :  JK Comblangin Puan-Anies?

Pujian juga meluncur dari politisi PSI William Aditya Sarana. Sosok ini kan memang rajin mengritik Pak Anies, termasuk ketika heboh anggaran Pemprov DKI beberapa waktu lalu. Nah, sekarang ini, dia justru malah ikut mengapresiasi Pak Anies.

Sebenarnya, masih banyak pihak yang memuji Pak Anies karena kebijakannya itu, tapi ya kalau ditulis semua jadinya kebanyakan. Yang jelas, kebijakan itu memang layak diapresiasi karena menadi simbol bahwa Jakarta milik semua. Secara politik, hal ini juga bisa sedikit mengurangi anggapan kalau Pak Anies hanya memihak ormas Islam saja.

Semoga aja kebijakan inklusif semacam ini bisa terus ada ya. Eh, tapi nitip ya Pak Anies, jangan sampai para penyanyi christmas carol ini kena sweeping. Kan kalau natal, ormas Islam pendukung Pak Anies ini suka melakukan sweeping. Katanya Jakarta untuk semua kan? Semoga Pak Anies bisa membantu menjamin keamanan semua  pihak yang ingin ikut dalam suasana natal. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Isyaratkan Lawan Megawati?

Tangkapan kamera formasi iringan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama tujuh ketua umum partai politik dianggap merepresentasi terbentuknya poros koalisi menghadapi kontestasi politik 2024. Lantas,...

Surya Paloh Cuma Coba-coba?

Meskipun Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah menghasilkan nama-nama hasil voting Dewan Pimpinan Daerah (DPW), Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyebut Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo yang...

Cak Imin Jago Gocek?

Lagi lagi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin tampil dan menarik atensi publik melalui gocekan-gocekan politiknya...

NasDem-Demokrat Bentuk Koalisi?

Surya Paloh merupakan elite politik pertama yang ditemui secara terbuka oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Apakah Partai NasDem dan Partai Demokrat akan membentuk koalisi? PinterPolitik.com Sambutan...

Permainan Surya Paloh Belum Usai?

Meski Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem telah usai, tapi tanya tentang hasil Rakernas masih membayangi pikiran publik. Apa sebenarnya strategi Ketua Umum Surya Paloh di balik...

Prabowo Tidak Yakin dengan Megawati?

Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dibentuk oleh Partai Gerindra bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Apakah ini dapat dimaknai sebagai kekhawatiran Prabowo Subianto terhadap Megawati? PinterPolitik.com Partai Gerindra...

Kok Jokowi Marah-Marah?

Lagi-lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegur pejabat  kementerian dan pemerintahan daerah soal prioritas belanja. Jokowi menilai belanja produk luar masih lebih tinggi dibandingkan produk...

Jokowi Gak Butuh Ma’ruf Amin?

Tidak terlihatnya Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada reshuffle kabinet mengundang tanda tanya sebagian orang. Apakah ini bermakna bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak butuh Ma’ruf? PinterPolitik.com Sebagian orang...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...