HomeCelotehAda Apa Menkumham dan Tommy Soeharto?

Ada Apa Menkumham dan Tommy Soeharto?

“Dengan dikabulkannya gugatan Penggugat atas 2 (dua) SK Kemenkumham RI tersebut, maka kami akan tetap menempuh jalur hukum dengan mengajukan upaya banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara tersebut”. – Muchdi Pr, Ketua Umum Partai Berkarya yang disahkan Kemenkumham


PinterPolitik.com

Kapal kalau nahkodanya atau kaptennya ada 2 orang dan sama-sama nggak mau saling mengalah, udah pasti bakal tenggelam. Sama halnya dengan pesawat terbang, udah pasti bakal nggak sinkron terbangnya dan bermasalah, lalu jatuh.

Negara kalau ada 2 presiden atau raja, udah pasti bakal ada perang saudara. Keluarga kalau ada 2 ayah di dalamnya, udah jelas itu namanya perselingkuhan. Uppps. Kita nggak ngomongin kasus Nissa Sabyan loh ya. Eh. Yang penasaran silahkan Google sendiri deh. Hehehe.

Baca Juga: Jokowi Di Tengah Terpaan Bitcoin

Nah, hal yang sama terjadi juga pada partai politik. Kalau ada dua orang yang masing-masing mengklaim sebagai ketua umum, udah pasti akan berguncang partainya.

Mungkin inilah yang tengah terjadi pada Partai Berkarya yang lagi ribut antara Tommy Soeharto dengan Muchdi Pr, terkait siapa yang layak duduk di puncak kekuasaan partai.

Kabar terbaru, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta disebut mengabulkan gugatan Tommy Soeharto atas kepengurusan Partai Berkarya. Tommy Soeharto sebelumnya menggugat SK kepengurusan Partai Berkarya pimpinan Muchdi Pr yang diterbitkan Menkumham Yasonna Laoly.

- Advertisement -

Nah, terkait putusan tersebut, pihak tergugat II intervensi, dalam hal ini Menkumham, diwajibkan untuk mencabut Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M. HH-16.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Berkarya tanggal 30 Juli 2020.

Menkumham juga diharuskan mencabut Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M. HH-17.AH.11.01 Tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Beringin Karya (Partai Berkarya) Periode 2020-2025 tanggal 30 Juli 2020.

Baca juga :  Tsamara Terlalu Besar untuk PSI?

Sebenarnya, yang bikin penasaran itu adalah apa sih yang terjadi antara Menkumham dengan Tommy Soeharto? Kan semua orang udah tahu bahwa Partai Berkarya emang didirikan oleh Tommy sebagai kendaraan politik Keluarga Cendana. Kenapa pula Menkumham segitunya menerbitkan surat keputusan segala buat Muchdi Pr?

Hmm, apa pun itu, menarik untuk ditunggu kelanjutan konflik ini dan bagaimana kiprah Keluarga Cendana selanjutnya. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi hubungan yang tidak mesra antara PKB dengan PBNU. Jika ketegangan terus...

Joe Biden Menginspirasi Prabowo?

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari, KH Irfan Yusuf Hakim (Gus Irfan), menyebut KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pernah berucap bahwa Prabowo...

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Megawati sang Profesor

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of The Arts (SIA), Korea Selatan. Apakah ini menunjukkan Megawati seorang politisi...

Mengapa Jokowi Merasa Kesepian?

Rocky Gerung menyebut batin Jokowi kini tengah kesepian kala momen Hari Raya Idulfitri 1443H. Mengapa Jokowi merasa kesepian?

Kenapa Megawati Singgung BTS?

Ketika menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts (SIA) Korea Selatan (Korsel), Megawati Soekarnoputri menyebut tidak ingin kalah dari cucunya yang...

Mencari Capres Ganteng ala Puan

Ketua DPR RI Puan Maharani sindir soal sosok capres potensial yang dapat dukungan karena ganteng. Siapa capres ganteng yang dimaksud Puan?

More Stories

Ini Alasan Anies Kalahkan Prabowo

Sekitar 23 ribu jemaat menghadiri Sholat Idul Fitri di Kawasan Jakarta International Stadium (JIS) sepekan yang lalu. Sebagai stadion yang dibangun di era kekuasaan...

Jokowi, Luhut dan Political Amnesia

Kunjungan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan ke pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla mencuri perhatian banyak pihak. Selain karena pertemuannya dengan orang terkaya di dunia...

Jokowi dan The Blood Oil of Russia

Di tengah perang yang terjadi antara Ukraina dan Rusia, isu energi menjadi salah satu konsen utama. Ini karena Rusia jadi produsen minyak terbesar ketiga...