HomeCelotehAda Amerika di Belakang Anies?

Ada Amerika di Belakang Anies?

Kecil Besar

Politikus Partai Nasdem bernama Zulfan Lindan menyebutkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan diuntungkan bila Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan benar-benar mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nanti. Mungkinkah ada dukungan AS di belakang Anies?


PinterPolitik.com

“Americans have a special horror of giving up control, of letting things happen in their own way without interference” – William S. Burroughs, Naked Lunch (1959)

Pernahkah kalian menonton film-film bertemakan mata-mata dan permainan politik asing? Pasti pernah lah ya, kan ada banyak tuh film-film demikian – mulai dari franchise film Mission Impossible, film-film 007, Bridge of Spies (2015), hingga The Man from U.N.C.L.E. (2015).

Kebanyakan dari film-film yang telah disebutkan tadi sebagian besar memiliki musuh atau lawan yang ada di luar entitas negara mereka sendiri. Namun, bagaimana kalau misalnya kekuatan asing ternyata ada di dalam negara sendiri – katakanlah di balik kandidat elektoral dalam negeri sendiri?

Nah, mungkin nih, situasi demikian tergambarkan dengan baik dalam film satire politik yang berjudul The Campaign (2012). Dalam film yang dibintangi Will Ferrell tersebut, Camden Brady merupakan anggota petahana Kongres Amerika Serikat (AS) dari North Carolina yang akhirnya harus menghadapi Martin Huggins – seorang politikus yang didukung oleh Motch Bersaudara yang didukung oleh perusahaan-perusahaan Tiongkok.

Tuh, di sini lah, realitas bagaimana kekuatan asing bisa mempengaruhi dinamika politik dalam negeri. Mengacu pada tulisan Damien D. Cheong, Stephanie Neubronner, dan Kumar Ramakrishna yang berjudul Foreign Interference in Domestic Politics, campur tangan kekuatan asing di politik domestik bisa terjadi melalui pengembangan (cultivation) jaringan dengan politisi-politisi di dalam negeri.

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon
Amerika Bakal Dukung Anies

Ini pun bisa dilakukan melalui mereka-mereka yang maju sebagai kandidat dalam kontestasi elektoral. Nah, dalam kasus Indonesia, apa yang diungkapkan oleh politikus Nasdem bernama Zulfan Lindan terkait kemungkinan dukungan AS di balik salah satu calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, yakni Anies Baswedan yang kini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Kata Pak Zulfan sih, AS bisa aja diuntungkan lho dengan majunya Anies karena mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut bisa jadi sang golden boy (anak emas) bagi negeri Paman Sam. Pasalnya, Anies disebut tidak pernah mengunjungi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) maupun Rusia selagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Hmm, nggak hanya Anies lho yang diungkit Pak Zulfan. Kalau kata beliau, AS juga pernah hadir di Pilpres 2004 saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memenangkan kontestasi.

Wah, AS ini kayaknya terkenal suka ikut campur juga ya. Like, kita selalu punya satu teman yang kebiasaannya suka ikut campur dalam urusan teman-temannya. Hmm, apakah AS adalah teman yang emang suka ikut campur aja atau malah jadi kekuatan asing yang perlu kita waspadai? Semua kembali ke persepsi masing-masing ya, guys. Hehe. (A43)


spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu?