Support Us

Available for Everyone, funded by readers

Contribute
E-Book
Home > Belajar Politik > Wiranto Lupa Beli Cermin?

Wiranto Lupa Beli Cermin?


G42 - Wednesday, January 30, 2019 17:16
letjen-purn-suryo-prabowo-clear-wiranto-justru-pelanggar-ham

0 min read

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya.” ~ Bung Karno






PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]oekarno pernah bilang: “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah. Tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”

Lantas apakah sekarang ini ungkapan Bung Karno bisa dikatakan sudah terbukti?

Kalau anda sekalian katakan “belum”, mengapa kok sekarang ini banyak sekali pertengkaran elite politisi yang tak kunjung usai? Mereka semua berkelahi memperebutkan posisi untuk menjadi pemimpin negeri. Padahal, tidak jelas apakah perkelahian itu bisa menjadi sebuah alasan dasar yang dapat membawa negeri ini menjadi lebih baik atau tidak?

Bung Karno juga pernah bilang begini: [bctt tweet="“Bebek berjalan berbondong-bondong, akan tetapi burung elang terbang sendirian.”" username="pinterpolitik"]

Apakah karena ungkapan ini jadinya setiap petinggi negeri merasa dirinya sebagai burung elang yang inginnya jalan sendiri-sendiri? Ahahah, kasihannya lagi banyak bebek yang berlagak jadi elang.

Memang sih Bung Karno pernah bilang: “Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”

Tapi jangan lupa dong, Bung karno kan juga pernah bilang begini: “Aku ini bukan apa-apa kalau tanpa rakyat. Aku besar karena rakyat, berjuang karena rakyat, dan aku penyambung lidah rakyat.”

Nah, jikalau politisi sampai lupa siapa sebenarnya dirinya, pasti deh negeri ini akan berakhir seperti ini.

Seperti apa?

 Iya seperti ini, seperti tidak kenal arah mau lari ke mana. Seperti kehilangan jiwa, tak jelas apa yang dirasa. Seperti kehilangan arti kehidupan berbangsa dan bernegara! Siapa yang bilang saat ini kita hidup untuk bangsa dan negara?

Tidak! Saat ini kita hanya hidup untuk hari esok! Demi nasib lebih bagus di hari esok, untuk anak dan cucu. Ahahaha, memang lucu, tapi mau bagai mana lagi?

Yang penting sih kita coba dengar apa yang dikatakan sama Menkopolhukam Wiranto aja deh. Katanya sih seluruh rakyat Indonesia harus tahu pemimpin mana yang memiliki kualitas kompetensi dan rekam jejak yang jelas. Dengan begitu, bangsa ini dapat memastikan apa yang dilakukan ke depan terus berkesinambungan dan bisa membuat bangsa ini maju, bukan malah jadi sebaliknya.

Dengar tuh kata Wiranto! Rakyat harus tahu betul rekam jejak pemimpinnya! Hmmm ngomong-ngomong, Pak Wiranto juga bisa kita katakan sebagai seorang pemimpin kan? Kalau bisa, berarti bisa juga dong kita ingat-ingat lagi gimana sejarahnya doi berjuang untuk negeri? Uppss! (G35)

Berita Terkait