HomeCelotehMahfud MD Makin Tak Bertaji?

Mahfud MD Makin Tak Bertaji?

Kecil Besar

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dinilai oleh Abdillah Toha โ€“ salah satu pendiri PAN โ€“ sebagai pejabat yang tidak berdaya di Kabinet Indonesia Maju. Mengapa Mahfud dianggap demikian?


PinterPolitik.com

Pada suatu hari yang cerah nan penuh dengan mural yang indah di banyak sudut jalan, varian Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di alternate universe Bumi-45 sedang menonton episode-episode sinetron favoritnya sembari mengisi keseharian bekerja di rumah (work from home atau WFH) kala pandemi.

Karena sering bercerita dan mengomentari jalan cerita dari sinetron favoritnya, Mahfud akhirnya mendapatkan sebuah tawaran menarik. Tawaran ini datang dengan secarik surat dan sebuah skenario pendek atas sebuah sinetron yang berjudul Mahfud yang Diabaikan.

Mahfud pun merasa senang karena akhirnya dapat mengejawantahkan bakat terpendamnya untuk bermain dalam sebuah sinetron. Tak tanggung-tanggung, Mahfud pun langsung mendapatkan tawaran untuk bermain di dua musim (season) sekaligus.

Ketika membaca skenario pendek yang didapatkannya itu, Mahfud bahkan ikut merasa sedih. Tenyata, oh, ternyata, alur cerita dari sinetron ini sangatlah relatable bagi Mahfud.


Skenario MAHFUD YANG DIABAIKAN

(Season 1)


Mahfud merupakan sosok mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang dikenal banyak orang โ€“ terutama terkait komentar-komentar politik-hukum-nya di media sosial seperti Twitter. Selain itu, Mahfud juga dikabarkan dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, takdir ternyata berkata lain bagi nasib Mahfud.

INT. ISTANA PRESIDEN โ€“ PAGI

Jokowi:

Jadi, begini, Pak Mahfud. Saya sebetulnya suka dengan gaya berpikir Pak Mahfud. Oleh karena itu, saya berpikir gimana kalau Pak Mahfud saja yang mendampingi saya sebagai cawapres di Pilpres 2019. Siap-siap ya pakai kemeja putih. Hehe.

Baca juga :  Lapar yang Tidak Ikut Libur

Mahfud:

Engghi, Pak Presiden. Saya bakal siapkan kemeja putih. Bakal saya pesan juga kemeja putih baru untuk dijahit biar semakin kinclong.

Mahfud meninggalkan Istana Presiden. Selang beberapa menit, Imin dan Maโ€™ruf datang menemui Presiden Jokowi.

CUT TO

INT. RESTORAN PLATARAN MENTENG โ€“ SORE

Presiden Jokowi berdiri di hadapan para wartawan untuk mengumumkan Cawapres 2019.

Jokowi:

Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, saya memutuskan dan telah mendapatkan pesetujuan dari Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi saya sebagai calon wakkil presiden 2019-2024 adalah Prof. Dr. Ma’ruf Amin

Mahfud yang sudah mengenakan kemeja putih datang menghampiri.

Mahfud:

Lho, Pak, katanya saya yang jadi Cawapres bapak?

Jokowi:

YNTKTS

Baca Juga: Bila Mahfud Jadi Penulis Sinetron

Mahfud yang Diabaikan

Skenario MAHFUD YANG DIABAIKAN

(Season 2)


Meskipun Mahfud akhirnya gagal menjadi wakil presiden, Mahfud akhirnya diangkat untuk mengisi jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam). Namun, tantangan pun ditemuinya ketika Mahfud berniat untuk melaksanakan tugasnya.

INT. KEMENKO POLHUKAM โ€“ PAGI

Mahfud menghubungi Prabowo dan Tito.

Mahfud:

Selamat pagi, Pak Menhan dan Pak Mendagri. Bagaimana kalau hari ini kita adakan rapat koordinasi tingkat menteri yang perdana?

Prabowo:

Waduh, hari ini saya sedang ada kunjungan ke luar kota, Pak Menko. Mungkin, Wamen saya bisa hadir hari ini.

Mahfud:

Ya sudah kalau gitu. Pak Mendagri bagaimana?

Tito:

Kalau saya hari ini ada kunjungan ke Jatinangor, Pak. Mohon maaf, Pak Menko.

Mahfud (dalam hati):

Hmm, ini semua bisa hadir kok, mulai dari Bu Menlu sampai Pak Menkominfo hadir. Dua orang ini kok nggak hadir sih? Padahal, kan penting.

CUT TO

INT. KEMENKO POLHUKAM โ€“ PAGI

Baca juga :  Jokowi: Saya akan Lawan! Part 2

Mahfud mengadakan conference call dengan Prabowo dan Tito

Mahfud:

Pagi, Pak Menhan dan Pak Mendagri. Siang ini bisa datang ke kantor saya? Rapat kuy.

Prabowo:

Eh, maaf, Pak. Saya sedang ada agenda untuk membahas diplomasi pertahanan dengan Australia.

Tito:

Kalau saya hari ini mau ke Papua, Pak. Wong rapat KPU ini saya aja nggak bisa hadir.

Mahfud: Waduh, ya sudah kalau begitu. Lain waktu saja ya.

Mahfud (dalam hati):

Hmm, bagaimana ini? Bagaimana bisa jalan kalau begini terus? Apa perlu saya buat satgas-satgas saja ya? Dari awal menjabat, hanya satgas-satgas saya aja yang bisa diharapkan.

Mahfud akhirnya membentuk berbagai Satgas. Salah satunya adalah Satgas BLBI yang kabarnya menyasar Tommy Soeharto

Masihkah Mahfud bertaji? Mari kita tunggu di season selanjutnya.

(A43)

Baca Juga: Mahfud Sebaiknya Diganti?


โ–บ Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

PSI, dari Achilles ke Batman

โ€œKamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kitaโ€. โ€“ Odysseus, dalam film โ€œTroyโ€ PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

โ€œBerikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.โ€ PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

Pemimpin Idaman Versi Jokowi-Sandi

"Cita-cita demokrasi kita lebih luas, tidak saja demokrasi politik, melainkan juga demokrasi ekonomi. ~Bung Hatta PinterPolitik.com Dalam acara deklarasi dukungan dari alumni sejumlah kampus beberapa waktu...

Esemka, Mobil Dinas Baru Jokowi?

โ€œKarakter bukan diajarkan lewat teori dan wejangan. Karakter diajarkan pakai teladan, dengan contoh nyataโ€. โ€“ Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta PinterPolitik.com Ada waktu untuk tertawa, ada...

Masa Suram Budiman Sudjatmiko dkk.

โ€œOrang tua, pandanglah kami sebagai manusia. Kami bertanya, tolong kau jawab dengan cinta,โ€ โ€“ Iwan Fals, Bongkar Pinterpolitik.com Mahasiswa bergerak. Ribuan mahasiswaย  di seluruh penjuru negeri...

Anas Urbaningrum Segera Tantang SBY?

Baliho Anas Urbaningrum tiba-tiba terpasang di dekat Cikeas. Apakah mungkin Anas segera tantang SBY selepas bebas dari penjara?

More Stories

Fathimah Azzahra dan Warisan STOVIA

Seorang mahasiswi kedokteran memukau publik di panggung debat nasional. Mengapa cara bicaranya yang tenang justru terasa begitu radikal?ย 

Inul, Naykilla, dan Kebangkitan โ€˜Centil-ismeโ€™

Dari gaya dan goyang yang dulu dicekal, "centil" kini jadi identitas yang dirayakan. Apa yang sebenarnya sedang naik?

‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?

Serial Korea soal negara yang mengirim inspektur ke sekolah jadi sorotan. Mungkinkah fantasi itu yang sebenarnya dibutuhkan guru Indonesia?