HomeCelotehNetflix Cs: Trump vs Sri Mulyani

Netflix Cs: Trump vs Sri Mulyani

Kecil Besar

“That’s what I got Twitter for” – Lil Uzi Vert, penyanyi rap asal Amerika Serikat (AS)


PinterPolitik.com

Selamat pagi, semuanya. Tahu gak sih kalau pagi-pagi mimin dibuat kaget nih karena mendapatkan informasi bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump marah kepada beberapa negara, seperti Austria, Republik Ceko, Brasil, Uni Eropa, India, Italia, Spanyol, Turki, dan Inggris. Dan, ternyata salah satunya lagi adalah Indonesia.

Kemarahan tersebut karena ulah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani yang mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada layanan jasa digital asal negara Paman Sam, cuy, seperti Netflix, Alphabet Inc., Google, dan Facebook. Weleh-weleh, berani juga ya Bu Sri Mulyani. Sudah dipetakan belum risiko yang akan diterima oleh pemerintah Indonesia?

Aturan ini dikemas dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2020 sebagai aturan turunan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 tahun 2020. Dengan keluarnya aturan ini, secara tidak langsung, memang sudah menjadi keputusan final dari pemerintah Indonesia.

Gokil, memacu adrenalin banget gak sih? Pasalnya, kita akan visa-vis dengan the giant power of the world. Terlebih ini masalah yang berkaitan dengan money dan di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Kalau kita tidak pasang kuda – kuda secara kuat, beh, bisa habis digilas. Lah wong, Tiongkok saja yang saat ini secara ekonomi kuat dibuat kalang kabut sama AS, apa lagi kita.

Tapi, kita positive thinking aja. Mungkin, pemerintah memang sudah kalkulasi untung rugi dan risikonya.

Nah, karena tindakan ini, AS terang-terangan langsung memberikan sikap keras. Bahkan, melalui Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer, dinyatakan bahwa pemberlakuan pajak ini berpotensi meningkatkan ketegangan dagang antarnegara karena dinilai tidak adil dan bersifat unilateral.

Bahkan, Pemerintah AS sebut siap mengambil langkah untuk melindungi perusahaan hingga pegawainya. Kurang lebih, kalimatnya seperti ini, gengs, “Presiden Trump khawatir akan banyak mitra dagang kami yang akan menggunakan skema pemungutan pajak yang tidak adil untuk perusahaan kami (asal AS). Kami siap ambil tindakan yang sesuai untuk membela bisnis dan pekerja kami jika diskriminasi tersebut dilakukan.” Jebret, ngamuk the giant powernya, teman-teman.

Dalam kondisi genting seperti ini, ketika dimintai keterangan dan sikapnya, Bu Menkeu tidak bergeming alias enggan memberikan komentar, gengs. Bahkan, selorohnya sedikit aneh loh. Ditanya A, eh, jawabnya B. Pasalnya, ketika dimintai keterangan melalui video conference, jawaban doi seperti ini, “Jadi pajak digital saya nggak mau jawab dulu. Nanti yang jadi headline malah pajak subsidi”.

Byuhh, jangan-jangan, belum apa-apa, Ibu Sri Mulyani sudah keder nih? Bahaya ini. Kita doakan saja tidak ya semoga tidak terjadi apa-apa karena, jika psikologi sudah terkena tekanan, bisa bahaya. Bisa wasalam nih. Lebih jauh dari itu, kira-kira, Bu Sri Mulyani sudah siapa apa belum nih nanti kalau di-mention oleh Donald Trump di Twitter?

Kan, doi sering banget tuh mention dan menyebut secara terang-terangan orang yang sedang berkonflik sama dia, seperti dulu ketika sedang bermasalah dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khomeini. Pesan dari kita, siap-siap ya bu, kalau nanti jadi viral. Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  'Teach You a Lesson': Fantasi Indonesia?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Sandi Galau Jokowi Makin Sakti

“Berikan tubuhmu sebanyak mungkin nutrisi supaya kuat, sehat dan bertenaga. Jika tubuh sudah kuat, sehat dan bertenaga, maka silahkan lanjutkan perlawanannya.” PinterPolitk.com Sandiaga Salahuddin Uno menyambut...

Masa Suram Budiman Sudjatmiko dkk.

“Orang tua, pandanglah kami sebagai manusia. Kami bertanya, tolong kau jawab dengan cinta,” – Iwan Fals, Bongkar Pinterpolitik.com Mahasiswa bergerak. Ribuan mahasiswa  di seluruh penjuru negeri...

Pemerintah ‘Paksa’ Minum Air Kotor?

“Air berkata kepada yang kotor, ‘Kemarilah.’ Maka yang kotor akan berkata, ‘Aku sungguh malu.’  Air berkata, ‘Bagaimana malumu akan dapat dibersihkan tanpa aku?” ~...

Otoriter, Jika Jokowi Tanpa Oposisi?

"Demokrasi kita akan terganggu karena berarti koalisi Jokowi itu akan jauh besar, mungkin di atas 90 persen kekuatan di parlemen". – Sirojuddin Abbas, Direktur...

Anak STM Mendemo “Anak TK”

“Keterangan saya tidak begitu dipahami, karena memang enggak jelas bedanya antara DPR dan Taman Kanak-Kanak,” – Abdurrahman Wahid, Presiden RI ke-4 Pinterpolitik.com Awas, awas, anak STM...

Di Balik Tutupnya McD Sarinah

Gerai McDonald’s (McD) yang terletak di Sarinah Thamrin, Jakarta, telah resmi tutup secara permanen. Mungkin, banyak kisah yang senantiasa menyertai di tempat tersebut. Kira-kira,...

SBY Khawatirkan AHY?

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan hanya ada satu matahari di Partai Demokrat. Tegasnya, saat ini yang memimpin partai adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kenapa...

PDIP Seharusnya Bersyukur Ada Luhut?

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tampaknya membuat gerah PDIP. Masinton Pasaribu bahkan mengeluarkan kalimat tegas, hingga meminta Presiden Jokowi memecat Luhut. Namun, mungkinkah PDIP...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...