HomeCelotehJokowi-Prabowo Mirip Anime di Natuna

Jokowi-Prabowo Mirip Anime di Natuna

Kecil Besar

“Now, switch. It wasn’t what you thought it was” – 6LACK, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Indonesia tampaknya kini sedang dihadapkan dengan ujian kedaulatan. Di awal tahun 2020 ini, negara kepulauan yang terletak di Asia Tenggara ini harus mengalami pertentangan klaim kedaulatan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Laut Natuna Utara.

Tak hanya pemerintah, publik pun ikut ramai-ramai berkomentar nih soal situasi yang terjadi di wilayah terluar Indonesia itu. Ya, mungkin, kalau soal kedaulatan, masyarakat Indonesia tampaknya nggak bakal bisa santai.

Menanggapi klaim Tiongkok itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi akhirnya menyatakan sikap penolakan dan memanggil Duta Besar RRT. Selain Bu Menlu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga secara tegas udah nyatain nih kalau tidak ada tawar-menawar soal kedaulatan.

Hmm, tapi, publik kayaknya harus bersabar juga nih. Pasalnya, beberapa menteri di Kabinet Indonesia Maju – seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo – dikabarkan malah mengharapkan agar negara tetap santai dan cool dalam menghadapi persoalan ini.

Selain Pak Prabowo dan Pak Edhy, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga menyarankan agar persoalan ini tidak dibesar-besarkan. Pasalnya, ribut-ribut di dalam negeri ini boleh jadi malah mengganggu hubungan dan investasi Tiongkok.

Waduh, sontak, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti angkat bicara tuh. Kata beliau, pemerintah harus bisa bedain antara sahabat, investor, dan pencuri ikan.

Badan Keamanan Laut (Bakamla) juga ikutan nih berbicara soal situasi Natuna. Uniknya, mereka menyebutkan bahwa minimnya tindakan terhadap kapal-kapal Tiongkok disebabkan karena adanya klaim historis negara tersebut di zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia. Hmm, kok jadi beda ya dengan Bu Kemlu yang udah bilang kalau tidak mengakui klaim?

Ya, pada akhirnya, publik boleh jadi malah bingung tuh dengan perbedaan sikap pemerintah ini. Sampai-sampai kena kritik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) lho.

Beda-beda sikap di pemerintah ini turut menunjukkan adanya pertukaran sikap nih. Bila Pak Jokowi dianggap tegas soal kedaulatan di Natuna, Pak Prabowo malah dinilai lembek – berbeda dengan sikapnya kala berdebat soal ancaman terhadap pertahanan dan kedaulatan negara.

Hmm, jadi semacam film anime Kimi no Na wa (2016) aja ceritanya. Kalau dalam film itu ya, terdapat dua tokoh – Mitsuha Miyamizu dan Taki Tachibana – beberapa kali saling bertukar badan hingga akhirnya bertengkar satu sama lain.

Tapi, di ujung film, kedua orang akhirnya memiliki persamaan rasa satu sama lain. Hmm, kira-kira, bisa nggak ya Pak Prabowo nanti kompak sama Pak Jokowi seperti di film? Apalagi, di saat-saat seperti ini, kesamaan sikap pemerintah bisa saja penting tuh. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  MBG dan Runtuhnya 'Republik Tepung'
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’

Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa?