HomeCelotehYusril “Disalip” Para Milenial?

Yusril “Disalip” Para Milenial?

Kecil Besar

“Kemarin ku nanti, kehadiran dirimu, kedatangan cintaku,” – Kahitna, Menanti


PinterPolitik.com

Pengumuman staf khusus presiden berusia muda beberapa waktu lalu sepertinya masih menyisakan banyak kisah ya. Dari mulai perkara  privelege hingga gaji para stafsus itu masih terus jadi bahan obrolan masyarakat. Tak hanya itu, ada juga yang meributkan soal hal itu hanya sebatas gimik dan bagi-bagi jabatan.

Di tengah berbagai obrolan para netizen tersebut, sebenarnya ada satu hal yang bisa disoroti. Di lingkaran stafsus presiden itu, ternyata masih ada yang berlatar belakang parpol. Secara spesifik, ada PKPI yang akhirnya dapat tempat juga di lingkar kekuasaan Pak Jokowi. Cie.

Di jajaran stafsus tersebut, terselip nama Angkie Yudistia yang diketahui merupakan kader dari PKPI. Wah, akhirnya PKPI bisa menyusul PSI dan Perindo yang meski tak lolos ke parlemen, tetapi tetap mendapatkan tempat di lingkarannya Pak Jokowi.

Eits, sebenarnya bukan cuma Angkie doang nih kader PKPI yang jadi stafsus Pak Jokowi. Di luar kategori milenial, ada juga nama Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono yang kembali dipercaya untuk jadi stafsus presiden. Wah, jadi dua dong?

Nah, melihat hal tersebut, coba kita bandingkan dengan nasib partai non-parlemen yang dulu juga mendukung Pak Jokowi. Kita ambil sampel PBB terutama dengan kiprah ketua umumnya Yusril Ihza Mahendra. Kok Pak Yusril dan PBB belum juga diumumkan untuk posisi apapun?

Kalau dilihat dari rekam jejak Pak Yusril di Pilpres lalu, sebenarnya mantan Mensesneg ini lumayan berkeringat loh. Gimana enggak, Pak Yusril ini jadi pemimpin tim hukumnya Pak Jokowi yang kiprahnya pas gugatan di Mahkamah Konstitusi lalu cukup krusial.

Hmmm, masa sih Pak Yusril keduluan sama para milenial yang sudah jadi stafsus duluan? Ini kan sudah pengumuman kesekian. Sebelum pengumuman nama stafsus, di pengumuman nama menteri dan wakil menteri nama Pak Yusril atau kader PBB manapun tidak juga disebut. Sedih ya, mudah-mudahan Pak Yusril gak beneran disalip oleh para milenial itu.

Mungkin aja masih ada harapan buat Pak Yusril dan PBB. Hingga saat ini, nama-nama Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) masih belum juga diumumkan. Nah, mungkin aja di pengumuman yang ini akan ada nama Pak Yusril atau kader PBB.

Kalau enggak, ya biasanya kan kursi di BUMN juga kerap diberikan buat mereka yang berjuang bersama presiden di Pilpres. Kita tunggu aja nih, pengumuman yang mana yang akan menyebut nama Pak Yusril atau kader PBB. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...