HomeCelotehMegawati ‘Biro Jodoh’ Jokowi

Megawati ‘Biro Jodoh’ Jokowi

Kecil Besar

Megawati tengah mencari calon pendamping Jokowi. Alih profesi jadi ‘biro jodoh’ ya, Bu?


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]asih sayang dan pengorbanan seorang ibu laksana lilin yang bernyala. Lilin memang bentuknya kecil tapi cahayanya mampu menerangi sebuah ruangan yang gelap, walaupun harus merelakan dirinya terbakar hingga habis.

Begitu pun dengan seorang ibu. Kasih dan pengorbanannya begitu total, mulai dari mengandung, melahirkan, mendidik dan membesarkan seorang anak. Ibu memang sosok yang tak tergantikan dalam hidup setiap orang.

Ternyata dalam dunia politik Indonesia ada juga sosok ibu. Sosok itu terlihat dalam diri Megawati. Peran Megawati dalam tubuh Partai Banteng memang tak tergantikan. Mana ada yang berani melawan Ibu Mega. Berani melawan Ibu Mega, tau sendiri akibatnya, bukan? Ihhh, ngeri deh pokoknya.

Partai Banteng saat ini masih tercatat sebagai salah satu partai pendukung pemerintah dan salah satu partai pengusung Jokowi pada Pilpres 2014 lalu. Makanya Jokowi sendiri kelihatannya nggak berani melawan. Bahkan ada yang bilang kalau sejumlah kebijakan Jokowi disetir oleh Partai Banteng. Hm, au ah takut ngomong kalau nggak ada buktinya.  

Mengingat Pilpres udah makin dekat, maka Partai Banteng mulai berpikir untuk mencari calon pendamping Jokowi. Hal ini tentu harus lewat restu Ibu Mega. Bahkan Ibu Mega sendiri yang akan memilih dan menentukan bibit, bebet dan bobot calon pendamping Jokowi. Hm, rupanya Ibu Mega juga punya profesi sampingan sebagai mak comblang nih. Ckckckck, mantapzzz.

Sebelumnya Ibu Mega juga turun tangan langsung dalam menentukan calon kepala daerah yang diusung Partai Banteng pada Pilkada serentak nanti. Wah, apa maksud dari ini semua?

Emang Jokowi nggak bisa untuk mencari dan menentukan calon sendiri atau gimana? Hadehhh, udah kayak zaman Siti Nurbaya aja, upsss. Masa Jokowi mau aja berlaku seperti ‘kerbau dicocok hidungnya’ di hadapan Partai Banteng? Tapi, kalau Jokowi berani balelo, maka ia bisa aja dicap sebagai “anak yang durhaka” atau “kacang lupa kulit”. Terus mau gimana? Jokowi makan buah simalakama lagi? (K-32)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

PDIP dan Gerindra Ngos-ngosan

PDI Perjuangan dan Gerindra diprediksi bakal ngos-ngosan dalam Pilgub Jabar nanti. Ada apa ya? PinterPolitik.com Pilgub Jabar kian dekat. Beberapa Partai Politik (Parpol) pun mulai berlomba-lomba...

Arumi, ‘Srikandi Baru’ Puan

Arumi resmi menjadi “srikandi baru” PUAN. Maksudnya gimana? PinterPolitik.com Fenomena artis berpolitik udah bukan hal baru dalam dunia politik tanah air. Partai Amanat Nasional (PAN) termasuk...

Yenny Didekati PPP?

Akankah Yenny Wahid bersedia menerima pinangan PPP? PinterPolitik.com Saya memang mengidolakan mendiang Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur. Gus Dur  itu sosok yang hebat di mata...