HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Zigzag Politik Papa, Mama, dan Om

Politisi Golkar TB Ace Hasan, kemarin (10/10), mengatakan bahwa Perppu Ormas ditargetkan akan masuk pada pembahasan sidang paripurna di DPR 26 Oktober nanti. Tenggat...

Setya Novanto dan Political Entrepreneur

Politisi kerap membutuhkan sosok patron agar karirnya moncer tak tersentuh. Patron ini kerap disebut sebagai Political Entrepreneur. Sosok sekaliber Setya Novanto diduga memiliki patron...

Papa, Jangan Lupa Minum Antibiotik

Papa yang baru sembuh setelah berobat jalan langsung memimpin rapat Golkar. Muncul usulan untuk mencabut infus Golkar di Pansus KPK. PinterPolitik.com Setelah kemarin Papa sembuh dari...

Anies Dilantik, Prabowo Berbalik?

Pelantikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno (Anies-Sandi) sebagai gubernur dan wakil gubernur baru Jakarta akan berdampak pada Prabowo Subianto – elit yang mengusung pasangan...

Eggi, Manusia Terkuat di Indonesia

Gelaran MMA (Mixed Martial Arts) Indonesia memasuki cuaca yang panas. Kali ini, Eggi Sudjini sebagai juara bertahan, harus menghadapi musuhnya yang main keroyokan. PinterPolitik.com Eggi Sudjini...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah