HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

Papa Ngimpi Ditahan KPK

Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan kalau kliennya masih belum bisa konsentrasi karena tidur terus selama pemeriksaan. Papa, lagi ngimpi ya? PinterPolitik.com Setelah berhasil “digiring” Komisi...

Malingering, Sakitnya Para Maling

Politik Santun Bagi Kawula Muda

Pakde Joko menginginkan agar kawula muda diajarkan berpolitik secara santun. Gimana caranya Pakde? PinterPolitik.com Anak muda itu masa depan bangsa. Maka perlu dibimbing dan dibekali dengan...

Pelajaran Dari Kasus Hilman-Setnov

Pengemudi pada peristiwa kecelakaan yang melukai Setya Novanto adalah seorang jurnalis. Pantaskah seorang jurnalis terlibat begitu jauh dengan kasus narasumbernya? PinterPolitik.com Pencarian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Jokowi ‘Jual’ Infrastruktur?

Rencana pemerintah membuka keran investasi pada pengelolaan bandara, tol dan pelabuhan mendatangkan perdebatan. Isu ini juga tengah dipanas-panaskan oleh kelompok tertentu sebagai komoditas politik...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT