HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

Setnov dan Konspirasi RS

Setya Novanto sudah resmi dibekuk setelah serangkaian ‘drama’-nya. Lantas bagaimana dengan rumah sakit yang ‘mendukung’ aksinya? PinterPolitik.com   Masih lekat dalam ingatan bagaimana jurus-jurus Setya Novanto (Setnov)...

Tim Sukses Vs Tim Gubernur

“Bagai ketiban durian runtuh? Emang enak kalau gaji besar, apalagi 14 kali lipat” PinterPolitik.com Siapa yang tidak mau dapet gaji 14 kali lipat dari sebelumnya. Tapi...

Air Mancur DPRD Kemahalan

"Warga Jakarta pengen liat DPRD kerja bakti bersihin air mancur. Lumayan bisa irit duit banyak kan?" PinterPolitik.com Kabar berhembus bahwa DPRD DKI Jakarta mau memperbaiki air...

Privatisasi Tol, Bandara & Pelabuhan?

Pak Zul Kesepian Di Parlemen?

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan saat ini tinggal dirinya selaku ketua parlemen yang tersisa. Kesepian atau mau nyusul Pak? PinterPolitik.com Ketua De-pe-er Pak Setya Novanto dan...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT