HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Dalang Bom Sarinah Tewas?

Anggota ISIS asal Indonesia, Bahrun Naim (BN) dikabarkan tewas di Suriah. Benarkah demikian? PinterPolitik.com Sepak terjang ISIS hingga kini masih mengusik ketentraman dunia. Aksi mereka sangat...

Jokowi – Prabowo Islah di 2019

“Seorang politisi berpikir tentang pemilihan umum berikutnya; seorang negarawan berpikir tentang generasi yang akan datang.” ~ James Freeman Clarke, teolog dan pengarang, Sermon. PinterPolitik.com Politik itu...

Jokowi ‘Jiplaklah’ Soeharto

"Tempat saya yang terbaik adalah di tengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan. Met of zonder pemerintah, TNI akan berjuang terus" ~ Jenderal Soedirman PinterPolitik.com Posisi...

Advokat, Menambang Dolar dari Kasus?

“Saya suka kemewahan!” Begitu ucap Fredrich selaku advokat Setnov. Apakah advokat lainnnya juga demikian? PinterPolitik.com  Dengan gestur yang komikal, bahkan cenderung aktif, Fredrich Yunadi memberi pernyataan...

Politikus Jadi Peramal Dadakan

Pak Maruarar Sirait menegur Pak Fadli Zon, supaya jangan galak-galak. Apa maksudnya? PinterPolitik.com Pemilihan Presiden masih dua tahun lagi. Tapi banyak ramalan sudah bermunculan terkait pesta...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?