HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Sudahlah Titiek, Cendana Telah Habis

Airlangga Hartarto telah secara aklamasi diputuskan dalam Rapat Pleno DPP Golkar sebagai Ketua Umum Partai Golkar, terhitung Kamis, (12/14). Ini tentu menyisakan kepedihan bagi...

Pansus KPK Dibalik Arief Hidayat?

Perpanjangan masa jabatan Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi, menimbulkan kontroversi. Diduga ada lobi antara Arief dan DPR untuk kasus tertentu. PinterPolitik.com Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief...

Fahri Lengser Bersama Peternaknya

Setelah ketua DPR RI, apakah sekarang saatnya sang wakil ketua yang kena tendang? PinterPolitik.com  Perseteruan Fahri Hamzah dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) barangkali atraksi seru yang...

Politik Sendiri Ala Gerindra

Katanya Gerindra tengah menjalankan ‘politik sendiri’ di tanah Jawa. Maksudnya apa ya? PinterPolitik.com Manuver Gerindra untuk Pilkada serentak di tanah Jawa berbeda jauh dengan partai politik...

Anies-Sudirman Lulus Atau Dipecat?

Pak Anies mengatakan kepada Pak Sudirman Said bahwa mereka berdua ‘lulus cepat’ dari kabinet Jokowi. Apa maksudnya ya? PinterPolitik.com Setelah menang di Jakarta, kelihatannya Partai Gerindra...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?