HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

CPNS Terjebak ‘Doktrin’ Jokowi

“Pemimpin itu memimpin dengan contoh, bukan dengan paksaan.” ~ Sun Tzu PinterPolitik.com Aroma pertarungan sudah mulai santer tercium, apalagi perhelatan Pilpres 2019 sudah di depan mata. Tarik...

Grace PSI: Jokowi Idolaque

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie mengaku tertarik terjun ke dunia politik karena terinspirasi dengan gaya kepemimpinan Jokowi saat masih menjabat sebagai...

Jokowi, Presiden ‘Pilih Kasih’

“Seorang pemimpin adalah pribadi biasa yang kesungguhannya tidak biasa dalam menjadikan dirinya pelayan bagi kebaikan hidup orang banyak.” PinterPolitik.com Sejak kepemimpinan Jokowi – JK, nuansa dan...

Ancaman Keamanan Data Pemilu 2019

Pasca pemberitaan tentang aktivitas Cambridge Analytica menyeruak ke permukaan, perdebatan muncul terkait pemanfaatan data pengguna media sosial dan legalitasnya. Akankah hal ini juga akan...

Rizieq, Abadi Lewat Wacana

Tak ada hujan, tak ada petir, nama Rizieq Shihab muncul dalam bursa capres 2019 di beberapa lembaga survei nasional. PinterPolitik.com Rizieq Shihab memang tak berada di...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT