HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

UU Terorisme, Kunci Rasa Aman

Terorisme Bukti Kegagalan Intelijen?

Fadli ‘Jual’ Terorisme?

"Tragedi kemanusiaan akibat kebiadaban manusia terhadap manusia lainnya, kok sempat-sempatnya digunakan untuk menyerang lawan politik." ~ Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago PinterPolitik.com Wakil Ketua...

Diaz ‘Korban Politik’ Hendropriyono

"Saya yakin, PKPI semakin maju di bawah kepemimpinan Diaz Hendropriyono." ~ Jokowi. PinterPolitik.com Kabar yang lumayan mengejutkan sempat mewarnai dunia politik tanah air, tak lain gara...

Zulkifli ‘Penampung’ Caleg Titipan

“Kami menitipkan kader-kader kami di PAN karena visi, misi, dan platform kami sama. Calon legislatif dari Partai Idaman bisa maju melalui PAN dengan syarat...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah