Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
“It is impossible to imagine effective democracies without effective leaders.” – Kenneth P. Ruscio
Pinterpolitik.com
Ijtima Ulama II telah usai dilangsungkan. Pertemuan yang diprakarsai oleh Gerakan...
Habib Rizieq Shihab menabuh genderang perang dan mengajak semua pendukungnya memaksimalkan politik identitas, memenangkan Prabowo-Sandi. Strategi politik ini punya dampak besar memenangkan calon tertentu,...
“Jangan kau bangunkan perempuan yang sedang dilanda cinta. Biarkan dia larut dalam mimpi manis, agar tak menangis saat menghadapi fakta yang ternyata pahit.”
PitnerPolitik.com
Sudah mulai...
“Aku sangat menyukai kebebasan dalam cinta. Begitu cinta meminta hatiku, aku akan memberikannya semua seandainya aku punya sepuluh ribu hati.”
PinterPolitik.com
Kabarnya kini rektor universitas ada...
"Terseret musim kampanye politik, karena alasan ideal atau sekadar taktik." ~Najwa Shihab
PinterPolitik.com
Bakal calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin meresmikan Rumah Kiai Ma'ruf Amin (KMA)...