Water canon, batu beterbangan, 3.161 aparat mengepung Senayan. Negara akhirnya merampungkan apa yang gagal dilakukan selama 26 tahun: merebut Hotel Sultan dari tangan keluarga Sutowo. Nilai aset Rp 28,9 triliun — eksekusi perdata terbesar dalam sejarah Indonesia. Bermula dari tipu daya: Ibnu Sutowo membangun hotel pesanan Gubernur Ali Sadikin, bukan atas nama Pertamina, melainkan atas nama PT Indobuildco milik pribadinya.
"Jalan menuju sukses adalah selalu sedang dalam pembangunan." ~Steve Maraboli
PinterPolitik.com
Kerja, kerja, kerja! Bangun ini, bangun itu! Begitulah gaya kebijakan Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf...
"Tuhan tidak perlu dibela. Dia sudah maha segalanya. Belalah meraka yang diperlakukan tidak adil." ~Gus Dur
PinterPolitik.com
Aksi bela agama seperti telah menjadi tren di tiap...
Denny JA, pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menyebut Jokowi saat ini unggul atas Prabowo dalam konteks 3M: money, media dan momentum. Namun, jika politik...
Publik kembali dibuat gaduh dengan persoalan sontoloyo. Satu buah kata tersebut digoreng sana-sini untuk kepentingan elektoral. Hal ini selain membuat gaduh, juga membuat demokrasi...
Pembakaran bendera belafaz tauhid menimbulkan kontroversi cukup panjang. Jika tidak hati-hati, hal itu bisa berakibat lebih besar.
PinterPolitik.com
Pembakaran bendera HTI bertuliskan lafaz tauhid ternyata berbuntut...