Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?
Polarisasi politik semakin mengental, dan dalam titik tertentu bisa membahayakan iklim demokrasi di Indonesia.
Pinterpolitik.comÂ
Komentar Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief terkait polarisasi politik di...
"Kita harus menjadi perubahan yang ingin kita lihat di dunia." ~Mahatma Gandhi
PinterPolitik.com
Setelah ditegur berkali-kali soal isi pidatonya dan dilaporkan oleh beberapa pihak terkait pelanggaran...