HomeTrending

Trending

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Pengangkatan relawan politik menjadi komisaris BUMN kembali memantik polemik. Apakah ini sekadar balas jasa kekuasaan, atau strategi menjaga stabilitas politik? Di balik kontroversi Ginka Febriyanti Ginting, tersimpan paradoks lama, yakni ketika loyalitas lebih bernilai daripada kompetensi, apakah meritokrasi masih memiliki tempat?

Rame-Rame Belah Gunung Gegara Hormuz

Obat Bius Termurah

Lex Talionis Taufik Hidayat Biadab

Pelarangan Syiar Khilafah, Popularitas Menguat?

Coattail Effect Jokowi Terbagi Rata?

Baiq Nuril, Nestapa Korban Pelecehan Seksual

Kampus Mirip-mirip Orba?

Organisasi kemahasiswaan atau organisasi ekstra kampus barangkali bisa berbangga diri sebab pemerintah melalui Permenristekdikti telah memperbolehkan mereka beraktifitas kembali di lingkungan internal kampus. Alasan...

PAN Terhormat Dukung Pelanggar HAM?

“Antrian kendaraan di jalan Jakarta sering kali membawa kita pada kebuntuan. Tetapi percayalah kebuntuan itu tidak selalu menyesatkan.” PinterPolitik.com Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar temu kader...

More Stories

RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Obat Bius Termurah