Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.
"Jakarta itu cinta yang tak hapus oleh hujan, tak lekang oleh panas. Jakarta itu kasih sayang.” ~Sapardi Djoko Damono
PinterPolitik.com
Masalah pembenahan Pasar Tanah Abang kayaknya...
"Demokrasi tidak menjamin kesamaan kondisi – demokrasi hanya menjamin kesamaan kesempatan.” ~Irving Kristol
PinterPolitik.com
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Moeldoko menilai ada upaya sistemik untuk memobilisasi...
"Bahasa persahabatan bukanlah kata-kata, melainkan makna." ~Henry David Thoreau
PinterPolitik.com
Perayaan HUT PDIP ke-46 menjadi sorotan masyarakat dan para politikus. Ya, di perayaan yang dibanjiri para...
Wacana penerbitan kembali Obor Rakyat menjadi tajuk di beberapa media beberapa hari terakhir ini. Tabloid yang pada 2014 lalu menyerang Jokowi ini diwacanakan untuk...
ICW menyebut nama Wahyu Sakti Trenggono dalam sumbangan dana kampanye Jokowi-Ma’ruf yang dicurigai.
PinterPolitik.com
Indonesia Corruption Watch atau ICW mencium aroma mencurigakan dari sumbangan dana kampanye...