HomeTrending

Trending

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

BPN Labil atau Kurang Kreatif?

"Inovasi adalah hal yang membedakan antara pemimpin dengan pengikut." ~Steve Jobs PinterPolitik.com Seiring menyempitnya waktu menuju Pilpres 2019, semakin deras terpaan kabar politik yang menyerang. Memang...

Dana Desa, Jokowi Amankan Suara?

Desa menjadi basis suara yang masih berperan penting dalam setiap gelaran pemilu. Oleh karenanya mengamankan suara di tingkat desa bisa menjadi salah satu strategi...

Lagi-lagi Malaysia Bikin Iri

"Seandainya. Itu pasti kata yang paling menyedihkan di dunia ini." ~Mercedes Lacke PinterPolitik.com Baru-baru ini, para aktivis Twitter Indonesia sedang dibikin baper oleh Malaysia. Tapi kali...

Ma’ruf Dilatih Bikin Gimmick

"Kata-kata palsu tidak hanya jahat dalam diri mereka sendiri, tapi juga menginfeksi jiwa dengan kejahatan." ~Plato PinterPolitik.com KPU telah menetapkan 17 Januari 2019 sebagai hari debat...

Sejarah PDI Perjuangan

Sejarah berdirinya PDI-Perjuangan. Akar ideologis PDIP memang punya pertalian dengan Partai Nasional Indonesia yang didirikan oleh Soekarno pada 1927. Namun konteks kebijakan fusi partai-partai...

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT