HomeTrending

Trending

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

Mentalitet Korea Ala Bahlil

Duel Jenderal TNI, Hendropriyono vs Luhut di 2024?

Sejak Pilpres 2014, Hendropriyono dan Luhut merupakan dua Jenderal TNI yang berada di belakang Jokowi. Namun, karena kepentingan politik yang berbeda, kedua Jenderal TNI...

Menanti Megawati Kritik BLT

Pemerintahan Jokowi mengeluarkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi kenaikan harga BBM bersubsidi. Di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Megawati Soekarnoputri kerap kritik kebijakan...

Mahasiswa dan Buruh Bersatu!

Mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat seperti buruh memutuskan untuk turun ke jalan untuk beraksi. Sejumlah mahasiswa dari beberapa kampus ternama – seperti Universitas Indonesia...

Cawapres 2024, Jokowi Sebenarnya Overrated?

Sorotan langsung tertuju pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca Mahkamah Konstitusi (MK) melontarkan pernyataan menarik, yakni presiden yang telah menjabat selama dua periode bisa...

Kudeta PPP, Partai Penuh Perseteruan?

Dualisme di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasuki babak baru. Eks Ketum PPP yang juga Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menemui Presiden Jokowi. Sementara...

More Stories

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?