HomeCelotehTudingan Retoris Ala Prabowo

Tudingan Retoris Ala Prabowo

Kecil Besar

“Jangan-jangan karena elite kita yang goblok. Sudah serakah, mental maling, hatinya beku, tidak setia pada rakyat. Mereka ini elit penuh penipu, hanya ingin kaya.” ~ Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]ebagai mantan Danjen Kopassus, Prabowo Subianto memiliki gaya komunikasi tegas dan lugas. Gak seperti kebanyakan politisi yang suka bertutur kata normatif, Ketua Umum Partai Gerindra ini cenderung blak-blakan disetiap kesempatan pidatonya. Ngeri-ngeri sedap emang deh.

Bermain di ruang abu-abu memang bukan menjadi kebiasaan Prabowo. Baginya menyatakan sikap sebagai sosok yang memiliki prinsip kuat, jauh lebih bernilai di mata masyarakat. Ya karena banyak juga loh yang klepek-klepek dengan tutur kata ceplas-ceplosnya ini. Kayak terpesona gitu deh.

Seperti pada pidato Prabowo baru-baru ini dalam acara “Menyapa Warga Purwakarta dan Karawang” di Cikampek, Sabtu (31/3). Dalam pidato tersebut, Prabowo menyebutkan kalau ada segelintir elit di Indonesia yang goblok dan bermental maling. Waduh santai bray, jangan ngegas mulu!

Ya bukan Prabowo lah kalau pidatonya flat-flat aja. Pastilah pidatonya disampaikan dengan berapi-api biar terkesan Spektakuler nan Bombastis. Padahal sebelum ini dirinya sempat pidato kontroversial yang menyatakan Indonesia akan bubar 2030. Gak kapok emang jenderal yang satu ini, hahaha.

Seperti juga pidato sebelumnya, pernyataan Prabowo dalam pidato kali ini juga memantik emosi sejumlah pihak. Gak nanggung-nanggung, banyak para politisi dari berbagai partai seperti PDI-P, Golkar, Demokrat, Nasdem, PPP, Hanura, mempertanyakan balik sosok elit yang dimaksud.

Belakangan diperjelas bahwa elit goblok bermental maling yang dimaksud dalam pernyataan Prabowo, ditujukan kepada mereka yang tak amanah saat mengemban jabatan kenegaranaan maupun publik. Tentunya koruptor termasuk lah ya disebut elit goblok bermental maling itu!

Baca juga :  Sultan Jogja: Simpul Kuasa Indonesia

Alih-alih dibuli, penjelasan ini justru kian menguatkan citra Prabowo dan Gerindra sebagai Partai yang menjunjung tinggi nilai etos kejujuran. Artinya sudah otomatis seluruh kader dalam partai ini akan diasosiasikan sebagai individu yang siap membawa perubahan. Ah maca cih, mi apa ayo?

Mmm, kalau ini mah umpan pancingnya kegigit, hahaha. Sa ae dah Prabowo cara cari perhatian rakyat Indonesia. Ya asal jangan kayak partai tertentu yang dulu populer dengan jargonnya ‘Katakan tidak pada korupsi’! Eh taunya, sekarang bintang iklannya banyak yang udah jadi penghuni hotel prodeo. Hadeuuuh. (K16)

Prabowo Menyapa Jawa Barat

Prabowo Subianto Menyapa Warga Kabupaten Purwakarta dan Karawang

Posted by Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) on Friday, 30 March 2018

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...