HomeCelotehTrik Demokrat Amankan Posisi

Trik Demokrat Amankan Posisi

“Insyaallah akan ada pemimpin-pemimpin baru yang amanah yang cinta rakyat, memikirkan rakyat, cerdas, kemudian kebijakan dan programnya baik.” ~ Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.


PinterPolitik.com

[dropcap]W[/dropcap]uih ada isu hangat nih. Bukan sembarang isu hangat loh ya. Isu ini langsung keluar dari pernyataan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemuannya dengan warga di Cilegon, Minggu (22/4) malam. Pak SBY mengatakan kalau nanti akan lahir pemimpin-pemimpin baru, cerdas, dan amanah yang dicintai rakyat. Mmm, siapa ya kira-kira sosok tersebut? Eike ikut kepo nih.

Emang siapa sih sosok yang besar kemungkinan sesuai dengan pernyataan Pak SBY ini? Kalau eike sih masih belum ada bayangan siapa orangnya. Kalau kalian gimana guys, udah tau? Tapi jika kita menggunakan ‘matematik politik’, maka sosok potensial itu bisa dikerucutkan kok. Aih, siapa tuh

Eits, jangan keburu nafsu atuh. Belakangan, Partai Demokrat justru membuat Pernyataan Pers loh yang membantah pemberitaan media yang menuliskan bahwa akan muncul pemimpin baru pada 2019 dari pihak Demokrat. Lah, ini yang salah media yang memberitakan apa Ketumnya yang kepleset lidah?

Tau deh yang masih penjajakan sama partai lain, jadi Demokrat gak berani mempertegas siapa sosok pemimpin baru yang amanah itu. Dan itu pun bukan dalam konteks untuk Pilpres 2019. Selain itu, toh sifatnya jamak, gak tunggal. Jadi dalam Pilkada juga diharapkan muncul pemimpin baru yang amanah.

Yailah, bilang aja karena Pak SBY gak enakan sama Pakde Jokowi. Ya karena belakangan kan ada indikasi kalau Demokrat akan merapat mendukung koalisi Presiden Petahana Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Jadi kan khawatirnya Demokrat malah dianggep mau bikin poros ketiga. Yah batal deh.

Baca juga :  PKS Pertanyakan Kenegarawanan Jokowi?

Ya namanya juga usaha ya, siapa tau nanti Demokrat beneran bisa merapat ke kubu Jokowi. Kan lumayan, kemenangan udah di depan mata. Wedew, pucing eike kalau ngomongin politik. Hobi banget main di ruang abu-abu. Bener-bener gaje emang deh. Memang benar apa yang dikatakan, filsuf Desiderius Erasmus (1466-1536), ‘Human affairs are so obscure and various that nothing can be clearly known.’ (K16)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

PDIP Takut Jokowi “Dijilat”?

“PDI Perjuangan mengimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...