HomeCelotehSri Mulyani Menteri Bebal?

Sri Mulyani Menteri Bebal?

“Pemerintah tetap tak bisa keasyikan ngutang, meski defisit belum sampai 3 persen. Sebab kalau sudah keasyikan ngutang, susah menerima kritik atau masukan.” ~ Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]emakin tinggi pohon semakin kencang angin yang menerpanya. Begitulah kondisi yang dialami Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ini. Gimana gak, sebagai orang yang pernah dinobatkan sebagai menteri terbaik dunia, Sri Mulyani malah dianggap gagal karena tidak berkutik terhadap permasalahan utang Indonesia yang sudah mencapai Rp 4.034 triliun. Waduh, banyak amat ya angkanya.

Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan menanggapi dingin permasalahan ini, karena Sri Mulyani dianggap Menteri yang antikritik. Kalau masih antikritik, bagaimana saran-saran dari berbagai pihak bisa didengar. Bisa-bisa nanti utang luar negeri Indonesia tambah membengkak menembuh angka Rp 5 ribu triliun. Amit-amit, jangan sampe ya. Bisa pusing pala barbie nanti eike.

Menurut Heri, strategi pembayaran utang yang dilakukan Pemerintah saat ini cuma sebatas menambah utang untuk membayar bunga utang sebelumnya yang sudah jatuh tempo. Ya semacam gali lobang tutup lobang gitu deh. Lha, udah kayak main congklak aja sih, kosong-isi terus lubangnya. Tuh Bu Sri Mulyani, biar gak dibilang bebal, dengerin tuh kritikan orang lain!

Eits tunggu dulu, gak semua kritik itu memang didasari tujuan akademis semata loh. Itu yang ngeritik aja dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Yang namanya partai oposisi, sampe terompet sangkakala berbunyi, ya emang gitu perannya. Jadi harap maklum lah ya. Emangnya pernah denger politisi partai pendukung pemerintah yang melulu ngeritik kebijakan menteri di kabinet?

Nanggepin kritikan ini, Sri Mulyani kayaknya woles-woles aja tuh. Baginya, utang itu isu yang seksi. Mungkin seseksi body wanita yang melengkung bak biola berdawai. Gimana gak seksi? Saat Sri Mulyani mengunggah postingan utang di akun media sosial pribadinya, tak pelak langsung dibanjiri beragam komentar dari Warganet. Mmm, bener-bener seksi emang deh isu utang, warbyasah.

Dalam unggahannya, Sri Mulyani menegaskan kalau kondisi utang Indonesia itu aman-aman saja. Gak perlu ada yang dirisaukan, apalagi pakai istilah Indonesia darurat utang segala. Kebijakan utang dalam APBN juga ditujukan membantu membangun pasar keuangan dan obligasi di dalam negeri. Jadi utang gak melulu sebagai alat menambal defisit belanja Pemerintah. Yang suka ngeritik gak berdasar kayaknya harus ikut kuliah pengantar ilmu ekonomi makro dulu nih sama Ibu Sri Mulyani. Buahahaha. (K16)

Mempermasalahkan Utang1. Perhatian politisi dan beberapa ekonom mengenai kondisi utang beberapa bulan terakhir sungguh…

Posted by Sri Mulyani Indrawati on Friday, 23 March 2018

Baca juga :  Rahasia Baju Putih Putri Candrawathi?
spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Dewan Kolonel, Gimmick Duet Puan-Prabowo?

“Pokoknya, Dewan Kolonel ini adalah satu-satunya dengan tujuan mendukung Mbak Puan di 2024. Itu sekali lagi, tentu kami masih menunggu keputusan Bu Megawati siapa...

Ketika Anies Jadi Cover Boy

Baru-baru ini, warga Kota Malang, Jawa Timur, diramaikan oleh kemunculan tabloid-tabloid bergambarkan muka Anies. Anies sukses jadi cover boy?

Mengapa Mahfud Kebut UU PDP?

Setelah ramai serangan Bjorka pada pejabat, Mahfud MD berjanji agar UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) segera disahkan oleh DPR.

Jokowi, Anies, dan Politik Penghargaan

Anies Baswedan mendapatkan penghargaan Lee Kuan Yew Exchange Fellow dari Singapura. Sementara, Jokowi dapat Global Citizen Awards di AS.

Polemik Kuntadhi, Ganjar Cuci Tangan?

“Saya kenal Pak Ganjar. Tapi kayaknya Pak Ganjar, ya nggak kenal saya secara pribadi,” – Eko Kuntadhi, Pegiat media sosial PinterPolitik.com Eko Kuntadhi – pegiat media...

Di-Back Up SBY-JK-Paloh, Anies Pede?

“Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku ayah biologis dan ideologis AHY, Jusuf Kalla sebagai mentor politik Anies, dan Surya Paloh sebagai king maker,” – Ahmad...

Airlangga ”Dijepit” JK dan PKS?

“Pak JK selalu dikaitkan, endorse Anies, kenapa nggak berat ke AH. Kalau kemudian Pak JK dikaitkan dengan endorse AH itu tidak lepas dari upaya upaya mencarikan...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...