HomeCelotehSiasat PSI Dompleng Jokowi

Siasat PSI Dompleng Jokowi

Kecil Besar

“Pak Jokowi punya kinerja yang sangat baik. Tinggal bagaimana kami mengemas konten tersebut di media sosial agar lebih banyak anak muda sadar, ini loh Presiden kalian betul-betul berprestasi dan layak dipilih kembali.” ~ Tsamara Amany, politisi PSI.


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]agi para politisi, sebenarnya tidak terlalu sulit melihat arah angin politik Pilpres 2019. Presiden petahana sudah pasti menjadi figur yang paling diminati untuk didekati. Yup, tidak terkecuali seperti partai baru ini, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang kini siap mendukung Jokowi pada Pilpres 2019 nanti. Kayaknya PSI main aman ya, jadi ga brani ambil langkah yang neko-neko.

Dibandingkan dengan partai lain, PSI memiliki kekhasan tersendiri. Partai ini kayaknya memfokuskan menggarap pemilih muda dan pemula. Kalau seandainya PSI nantinya berhasil menggaet pemilih muda, wah benar-benar investasi masa depan. Partai baru dengan pemilih muda yang loyal. Apalagi kalau udah muda, loyal, cantik lagi kayak Tsamara Amany politisi muda PSI. Kan bisa bikin hati deg-deg seeer gitu.

Coba kita liat strategi partai tetangga sebelah, seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS). PKS bisa merawat para pemilih mudanya untuk selalu setia dengan apapun kebijakan yang akan diusung internal partai. Kelak PSI juga akan memiliki pemilih yang cukup loyal kalau mereka pandai menjaga strategi politik citra dengan para generasi muda.

Nah kayaknya ni, Pakde Jokowi kesemsem sama strategi PSI ini. Sekarangkan generasinya milenial, segala gaya komunikasi harus disesuaikan kalau ingin mendapatkan suara dari para pemilih muda ini. PSI di mata Pakde sedikit banyak bisa mendulang suara pemilih muda nantinya. Ya minimal lewat kampanye melalui media sosial yang terbukti efektif. Asal jangan bikin hoax aja ya. Bahaya lho, nanti bisa diciduk pak polisi.

Baca juga :  Strategi “Gajah” Kaesang masuk Pesantren ?

Tapi tunggu dulu, apa iya semudah itu mempersuasi para pemilih muda untuk bisa selaras dengan visi misi partai? Apa jangan-jangan masih kejauhan dan terlalu dini buat bidik pemilih muda dari generasi milenial untuk kepentingan Pilpres 2019? Wong masih banyak generasi muda yang masuk kategori ‘Milenial Micin’. Itu tuh, generasi ababil yang belum jelas wujudnya, boro-boro loyal, palingan tengah jalan membelot. Nah, asem itu namanya.

Ga seperti partai lain yang sudah terlanjur memiliki perbedaan pandangan politik terhadap Pakde, PSI sebagai partai baru, masih sangat fresh karna tidak terbelenggu ego politik. Jadi dengan mendompleng Pakde, PSI berharap bisa tumbuh menjadi partai besar nantinya. Ibarat kata pepatah, sekali kayuh dua tiga pulau terlampaui. Cantik bangetkan siasatnya. (K16)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...