HomeCelotehSiapa Berani Minta Luhut Diam?

Siapa Berani Minta Luhut Diam?

Kecil Besar

“Seperti biasa aku diam tak bicara,” – Iwan Fals, Entah


Pinterpolitik.com

Kita tuh kayaknya sering bertanya-tanya, siapa sih yang berani sama Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan? Menteri yang satu ini kan memang punya reputasi cukup mumpuni, punya jejak militer dan pemerintahan, jadi terkadang bikin orang yang mau mengritik atau menentangnya bergidik ngeri.

Nah, meski punya reputasi yang demikian, ternyata ada juga tuh yang berani bersuara cukup lantang kepada jenderal bintang empat tersebut. Wah, gak ada ngeri-ngerinya ya.

Jadi, belakangan ini kan beredar kabar kalau reklamasi Teluk Benoa bisa dihentikan karena Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerbitkan Keputusan Menteri kalau kawasan itu masuk ke dalam wilayah konservasi.

Meski ada aturan tersebut, ternyata Pak Luhut punya suara berbeda. Dengan terang dan jelas Pak Luhut mengatakan kalau reklamasi Teluk Benoa tidak pernah batal. Ngeri.

Di sinilah kisah orang pemberani itu muncul. Jadi, ada sosok Gubernur Bali I Wayan Koster yang juga punya sikap terang dan jelas terkait dengan perkara tersebut. Mantan anggota DPR RI ini punya imbauan khusus untuk Pak Luhut yaitu Pak Menko jangan lagi berpolemik, diam saja.

Wow, berani juga Pak Wayan Koster ini meminta Pak Luhut diam. Share on X

Diam saja. Wow, berani juga ya Pak Wayan Koster ini meminta Pak Luhut untuk diam saja terkait dengan reklamasi tersebut. Tapi, ada apa ya kok sang gubernur ini kok bisa meminta Pak Luhut untuk diam seperti itu?

Kalau ternyata alasannya terkait dengan lingkungan, tentu masyarakat Bali dan Indonesia secara umum patut senang. Reklamasi Teluk Benoa ini kan jadi salah satu isu lingkungan yang paling mengkhawatirkan selama beberapa tahun terkahir.

Masalahnya, mungkin aja ada alasan lain yang memicu Pak Wayan ini berani bersikap demikian kepada Pak Luhut. Pak Wayan Koster ini kan kader dari partai yang tengah moncer yaitu PDIP. Nah, apakah Pak Wayan ini jadi berani karena didukung oleh partai sekelas PDIP?

Gak ada yang tahu pasti sih, kenapa sang gubernur ini bisa bersuara seperti itu. Semoga aja alasannya memang benar ya konservasi dan gak terkait hal-hal politis seperti kiprahnya sebagai kader PDIP. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

Kemelut FPI Bukan PKI

"Tidak ada ketentuan pidana yang melarang menyebarkan konten FPI karenanya siapa pun yang mengedarkan konten FPI tidak dapat dipidana. Sekali lagi objek larangan adalah...

Formula Bang Oma di Balai Kota

Pelantikan Anies – Sandi mendatang siap digoyang Soneta. Goyang, Bang~ PinterPolitik.com Kalau darah muda sang Ksatria Bergitar itu masih meledak-ledak, mungkin saja dia bakal begadang ke...

Peleton Beringin Sepakat Tolak Azis

“Dalam hidupku, saya tidak pernah belajar sesuatu dari seorang yang selalu setuju denganku.” PinterPolitik.com Surat sakti mandraguna Papa mengawali kisah baru yang bernasib pilu yaitu tak...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...