HomeCelotehSebulan Mencari Harun Masiku

Sebulan Mencari Harun Masiku

Kecil Besar

“This is just part one, wait ‘til the sequel” – Big Sean, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Ramai-ramai soal virus Corona sepertinya nggak ngebikin masyarakat Indonesia lupa nih dengan beberapa persoalan hukum dan politik yang menghantui negara ini. Bagaimana tidak? Beberapa waktu lalu, sebuah kelompok bernama Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) menggugat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan agar lembaga itu dapat menetapkan tersangka baru dalam kasus pergantian antarwaktu (PAW) PDIP.

Kuasa hukum MAKI Rizky Dwi Cahyo Putra menjelaskan bahwa, berdasarkan bukti-bukti yang ada, KPK sudah seharusnya menambah tersangka yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, seperti Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan eks-calon legislatif PDIP Donny Tri Istiqomah.

Selain kasus yang belum juga berkembang ini, buronan Harun Masiku hingga kini juga belum ditemukan. Hmm, padahal, Pak Harun kemarin sudah menyebabkan “drama” yang luas lho dampaknya.

Pada bulan Januari lalu misalnya, simpang siur keberadaan Pak Harun membuat banyak pihak kerepotan tuh, seperti Tim Hukum PDIP, KPK, Direktorat Jenderal Imigrasi, hingga Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly sendiri. Sampai-sampai, Pak Yasonna ramai tuh diminta mundur gara-gara dianggap udah nyebarin berita yang salah soal keberadaan Pak Harun.

Belum lagi, Pak Menkumham juga harus ngebikin tim pencari fakta soal keberadaan satu buron ini. Mantan Dirjen Imigrasi Ronny Sompie juga kena imbasnya dengan mutasi yang dilakukan Pak Yasonna.

Hmm, tapi nih, setelah drama dalam sebulan ini berjalan, ending dari kisah ini tampaknya juga jauh belum selesai. Pasalnya, meski telah berstatus sebagai buron selama sebulan lebih – sejak 9 Januari 2020, KPK mengakui bahwa update soal keberadaan Pak Harun belum juga ada.

Waduh, kan, jadi menggantung dong “drama” soal Pak Harun ini. Hmm, bukan tidak mungkin, kan, publik menanti-nanti kelanjutan kisah ini. Seperti film dan seri, sebagian besar dari kita pasti merasakan hal serupa bila ending-nya masih menggantung.

Boleh jadi, inilah sebabnya publik kini menuntut kisah lanjutan agar dapat segera mengetahui ending-nya. Apalagi, beberapa tokoh yang disebut namanya oleh MAKI udah pernah muncul sebagai “cameotuh di kisah-kisah operasi tangkap tangan eks-Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan dan buronan Harun Masiku.

Mungkin, sebagian elemen masyarakat tersebut ingin Pak Hasto punya ceritanya sendiri di KPK. Kan, bagus tuh karena bisa membantu publik untuk mengetahui ending sebenarnya. Hehe. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’

Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa?