HomeCelotehSandiaga Jadi Target Wargenet

Sandiaga Jadi Target Wargenet

Kecil Besar

“Cinta hanyalah istilah belaka.”


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]abar angin sepoi-sepoi mengenai mahar Rp500 miliar yang diberikan Sandiaga Uno untuk PAN dan PKS memang belum terbukti. Ditambah lagi dengan klarifikasi tegas oleh pihak koalisi Prabowo bahwa isu itu tidak benar.

Hmmm, tapi dipikir-pikir gengs, uang sebanyak itu kalau dikasih Sandi ke PAN dan PKS gimana caranya ya? Apa uangnya mau dikirim pakai kurir online? Atau mau dimasukin ke kardus duren aja kayak kasusnya Cak Imin? Wkwkwkw ups.

Eh, soal Cak Imin bercanda loh ya gengs, awas loh ya, jangan kalian viralkan!

Oh iya gengs, akibat kabar mahar itu akhirnya banyak pihak yang berpikir kalau kampanye koalisi Prabowo itu Bocan alis bobo cantik. Eh maksudnya Bosan alias Prabowo-Sandiaga gengs. Wkwkwk.

Nah banyak yang mengira kalau kampanye Bosan seutuhnya disponsori oleh Sandi loh. Isu ini juga beredar karena Sandi terkenal dengan harta kekayaannya gengs. Nah, hal ini juga akhirnya dibantah gengs oleh anggota tim sukses Bosan yaitu Sudirman Said.   

Menurut Pak Dirman, dana kampanye koalisi partai pengusung Bosan ternyata tidak hanya berasal dari kantongnya Sandiaga Uno saja. Masalah dana kampanye nanti akan meminta dukungan dari banyak orang, termasuk Prabowo. Weleh-weleh.

Kalau diminta juga ke Prabowo, berarti dibalikin ke rakyat lagi dong? Jangan bilang nanti ada kardus donasi lagi gengs. Duh kalau sampai benar, eyke masih banyak cicilan loh. Wkwkwk.

Btw gengs, kasihan ya Sandi, waktu doi menjabat sebagai Wagub DKI Jakarta, doi jadi target sasaran bully di medsos. Nah saat Sandi dipilih jadi cawapresnya Prabowo juga doi kena bully lagi. Kemarin juga saat Sandi mau lapor harta kekayaannya di KPU, doi masih tetap kena bully. Weleh-leweh.

Jangan dong gengs, stop mem-bully ya, kasihan tahu. Eyke ngerti kok mem-bully itu memang menyenangkan, tapi jangan sering-sering juga keles gengs. Wkwkwk, nanti orang yang kalian sering bully jadi stress, kan jadi enggak lucu gengs. Nah kalau sudah stress, kan jadi gagal deh maju di Pilpres 2019. Wkwkwkw.

Daripada banyak mem-bully dan bicara soal mahar atau dana kampanye, mending kita merenung aja gengs. Kita renungkan ungkapannya Abu Hamid Al Ghazali, kali aja setelah merenung dapat mahar tak terduga di tahun politik wkwkwkw:

“Doakanlah temanmu, baik selagi hidup maupun sesudah dia meninggal dunia.” (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...