HomeCelotehSandi Siap Jadi Menteri Jokowi?

Sandi Siap Jadi Menteri Jokowi?

“Namun siapkah kau tuk jatuh cinta lagi? Meski bibir ini tak berkata, bukan berarti ku tak merasa ada yang berbeda di antara kita”. – HiVi, ‘Siapkah Kau Tuk Jatuh Cinta Lagi’


PinterPolitik.com

Dalam suasana Lebaran tahun ini, sebetulnya Presiden Jokowi sedang mengalami kegalauan.

Pasalnya, karena hampir pasti menang dalam Pilpres 2019 dan tinggal menunggu hasil gugatan Prabowo-Sandi diproses oleh Mahkamah Konstitusi (MK), Jokowi kini mulai bingung untuk menentukan siapa saja sosok yang akan dipilihnya untuk menduduki kursi menteri di kabinet barunya.

Bukan gimana-gimana ya, itu Cak Imin sebagai Ketum PKB aja nyodorin 20 nama buat dipertimbangkan jadi calon menteri. Harapannya akan ada 10 orang yang bakal dipilih Jokowi dari partai koalisinya itu.

Beuh, nggak kira-kira ya harapannya Cak Imin. Soalnya jumlah anggota kabinet aja cuma 42 orang. Itu pun 8 di antaranya adalah jabatan setingkat menteri, kayak Kapolri, Kepala BIN dan Panglima TNI.

Kalau Gerindra bisa masuk ke kabinet Jokowi, bakal seru nih pemerintahan Jokowi 5 tahun ke depan. Soalnya, siapa dong yang bakal jadi oposisi? Click To Tweet

Lha kalau Cak Imin ngarepnya dapat 10 kursi, terus partai yang lain dapat apa? Dikasih nasi kotak doang dan bilang “terima kasih” karena sudah membantu pemenangan Pilpres gitu? Uppss.

Nah, pusingnya Jokowi juga bukan saja karena partai-partai koalisinya. Kerusuhan yang terjadi pada 22 Mei 2019 lalu menunjukkan bahwa sang presiden perlu memperhatikan apa yang disebut sebagai “perimbangan kekuasaan”.

Soalnya, demokrasi di Indonesia tidak mengenal istilah the winner takes all atau pemenang mendapatkan semuanya. Belakangan, Jokowi emang mulai makin dekat dengan Partai Demokrat yang nota bene sebelumnya berada di koalisi Prabowo-Sandi. Partai biru itu digadang-gadang juga akan mendapatkan kursi menteri di kabinet Jokowi.

Baca juga :  Underrated, Gibran Mampu “Kuasai” PDIP?
- Advertisement -

Nah, wacana serupa kini juga muncul untuk Partai Gerindra. Pasalnya, partai pendukung utama Prabowo-Sandi tersebut juga disebut-sebut berpotensi masuk menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi.

Tak tanggung-tanggung, nama sang cawapres “papa online” Sandiaga Uno menjadi salah satu yang potensial mengisi posisi di kabinet Jokowi tersebut.

Jokowi sendiri telah menjawab kemungkinan tersebut dengan balik bertanya: “Kenapa tidak?” Artinya, memang benar ada wacana menuju ke arah sana.

Terkait wacana tersebut, Partai Gerindra tak menampiknya. Mereka menilai perolehan suara yang cukup besar di DPR tentu meningkatkan posisi tawar mereka di hadapan Jokowi, sekalipun mereka masih berjuang untuk memenangkan gugatan di MK.

Hmm, kalau Gerindra akhirnya masuk ke kabinet, gimana ya tanggapannya partai-partai koalisi Jokowi yang udah “bersusah payah” memenangkan beliau?

Yang jelas nih, kalau Gerindra bisa masuk ke kabinet Jokowi, bakal seru nih pemerintahan Jokowi 5 tahun ke depan. Soalnya, siapa dong yang bakal jadi oposisi?

Ini mah sama aja kayak “pengaturan skor” di pertandingan sepak bola. Lha, kalau lawannya udah dibeli, apa bedanya dengan pertandingan “sepak bola gajah” antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang? (S13)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

Ada “Udang” di Balik Relawan Jokowi?

“Saya di dalam sana. Jadi saya tahu perilakunya satu-satu. Kalau Anda bilang ada dua faksi sih tidak, berfaksi-faksi. Ada kelompok yang tiga periode, ada kelompok...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

More Stories

Mengapa BBM Bisa Bahayakan Jokowi?

Pemerintah telah menaikkan harga BBM. Pertalite naik hingga 30 persen, dari sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kebijakan ini kemudian...

Kasus Sambo Untungkan Jokowi?

Bergulirnya kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo memang menarik perhatian masyarakat luas. Isu ini bahkan mengalahkan narasi krisis ekonomi yang kini...

Ini Alasan 2024 Harus Kandidat Militer

Peningkatan kapasitas militer Tiongkok dan manuver yang dilakukan oleh negara tersebut atas Taiwan diprediksi akan memanaskan situasi politik di Asia Timur. Banyak ahli geopolitik...