HomeCelotehRizieq Dukung PPP Baru

Rizieq Dukung PPP Baru

Kecil Besar

Saking pusingnya dengan pertikaian internal di Partai Ka’bah, para pendiri PPP berpikir untuk membentuk partai baru yang konon mendapat dukungan dari Rizieq Shihab.


PinterPolitik.com

“PPP sekarang ini punya legalitas tapi tidak laku di umat, buat apa?”

[dropcap]U[/dropcap]capan penuh kemarahan namun juga berbau kepedihan ini, disampaikan sendiri oleh Politisi Senior PPP, Habil Marati. Mantan Ketua Umum DPP PPP dari kubu Djan Faridz ini, sepertinya sudah ‘menyerah’ dengan masalah perebutan kursi ketua umum di partainya tersebut.

Menurutnya, masalah tarik menarik kursi ketua umum ini bahkan sulit disatukan melalui islah. Kedua pihak sama-sama berkeras dengan keinginannya, tanpa memikirkan keberlangsungan partai.  Padahal, apa yang diperebutkan, tidak akan ada artinya bila sudah ditinggal oleh umat.  Apalah arti partai yang tidak dipilih rakyat?

Oleh karena itu, bagi Habil, bila jalan Muktamar Luar Biasa masih belum bisa menyelesaikan persoalan, maka satu-satunya cara adalah membuat partai yang baru. Apalagi, upaya ini juga sudah mendapat dukungan penuh dari petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Menurut Habil, Imam Besar FPI ini sudah memberikan lampu hijau bagi para pendiri PPP untuk membuat partai Islam yang baru. Kabarnya, Rizieq yang masih dalam pelariannya di Arab Saudi itu, akan menitahkan seluruh pengikutnya untuk menjadi anggota dari partai baru tersebut.

Wow, hebat juga kalau seorang Rizieq Shihab bisa memberi komando pada politikus senior untuk membuat partai. Apakah nanti Rizieq juga yang akan menjadi ketua umumnya? Duh, jadi Partai FPI dong nantinya!  Tapi iming-iming Rizieq dengan pengikutnya yang cukup banyak dan ekstrim ini, tentu sangat menggiurkan ya.

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Mungkin Habil berpikir, mempertahankan partai lama yang tidak memberikan harapan adanya jabatan, adalah hal yang sia-sia. Sementara membuat partai baru dengan janji ratusan anggota dan kedudukan, akan jauh lebih berguna.

Hmmm, kalau pola pikirnya begini, pantas saja PPP tidak akan bisa maju. Belum apa-apa sudah terlena dengan dukungan suara dan jabatan. Padahal kekisruhan yang terjadi dalam internal PPP pun, permasalahannya karena jabatan. Kekuasaan. Ah, percuma dong membuat partai baru kalau hanya untuk memanfaatkan umat Islam.  (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...