HomeCelotehRhoma ‘Menggoyang’ Pilgub Jabar

Rhoma ‘Menggoyang’ Pilgub Jabar

“Jadi kami secara pribadi dengan Forsa, Soneta, dan Idaman sudah komitmen untuk mendukung Sudrajat-Syaikhu.” ~ Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama.


PinterPolitik.com

[dropcap]P[/dropcap]emilu Kepala Daerah tanpa adanya dangdut, bagai sayur tanpa garam. Begitulah perumpamaan yang tepat saat ini. Itulah sebabnya, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Sudrajat-Syaikhu (Asyik) turut menggandeng dukungan dari pedangdut senior Rhoma Irama. Mantap jiwa, bisa dangdutan mulu nih nanti, warbiasa.

Setelah menyatakan mendukung Paslon Asyik di Pilgub Jabar, Raja dangdut Rhoma Irama berkomitmen memenangkan pasangan nomor urut tiga ini melalui berbagai dukungan. Salah satunya dukungannya, akan didatangkan Forsa (Fans of Rhoma dan Soneta) dan simpatisan Partai Idaman. Yang ngefans Haji Rhoma, kuy lah merapat rame-rame.

Sejauh ini sih, Haji Rhoma gak bilang kalau dirinya bakal jadi Juru Kampanye (Jurkam) Paslon Asyik. Hanya sebatas dukungan aja katanya. Dukungan dengan kondisi Partai Idaman yang masih nyangkut sebagai peserta pemilu maksudnya? Mmmm, gimana ceritanya? Itu mah percuma juga dukung, toh gak ada kontrak politiknya. Aya aya wae ah.

Oh, jangan-jangan istilah dukungan itu biar lebih “sesuatu” aja kali ya penyebutannya. Mungkin istilah yang pas itu meng-hire Haji Rhoma dan Soneta Group untuk menggalang massa pendukung, saat musik dangdut bergoyang. Lumayan lah ya, meski Partai Idaman masih nyangkut, yang penting dapur Soneta tetep ngebul. Alhamduuuuulillah.

Tim sukses Paslon Asyik tau aja sih, kalau orang Indonesia itu kebanyakan suka musik dangdut. Ya gak peduli lah ya siapa politisi yang lagi jadi nyagub, yang penting selama jempol tangan berdiri dan gendang bergoyang, itu udah lebih dari cukup. Masalah nanti nyoblos Cagub siapa, ya suka-suka warganya lah. Kalau Cagubnya bagus, ya dipilih, kalau gak, ya ke laut aja atuh.

Tapi rasa-rasanya ada yang kurang deh. Masa hari gini dukungan dangdutnya cuma dari Haji Rhoma aja? Kayak kurang kekinian gitu. Harusnya nih ya, kalau Paslon Asyik mau menang, gak usah tanggung-tanggung, gaet aja pedangdut yang lagi hits zaman now, Via Vallen atau Nella Kharisma. Dijamin tokcer deh kampanyenya. Beuh, ajib bener dah. (K16)

Baca juga :  Ronaldo-Messi Belajar ke Jokowi-Prabowo?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Ridwan Kamil Ikuti Jokowi?

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah bergabung ke Golkar. Namun, ide menarik mencuat. RK disarankan untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2024.

Eks-Gerindra Pakai Siasat Mourinho?

“Nah, apa jadinya kalau Gerindra masuk sebagai penentu kebijakan. Sedang jiwa saya yang bagian dari masyarakat selalu bersuara apa yang jadi masalah di masyarakat,”...

Prabowo Punya Sahabat yang Loyal?

Prabowo Subianto akhir-akhir ini unggah foto bersama sahabat lamanya. Siapa sebenarnya sosok Sjafrie Samsoeddin yang muncul di IG Prabowo?

Ganjar Punya Pasukan Spartan?

“Kenapa nama Spartan? Kita pakai karena kata Spartan lebih bertenaga daripada relawan, tak kenal henti pada loyalitas pada kesetiaan, yakin penuh percaya diri,” –...

Jokowi Jadi Ketum PSSI?

Coach Justin sebut sosok penyelamat dunia sepak bola Indonesia adalah RI-1. Apakah ini artinya Jokowi perlu rangkap jabatan Ketum PSSI?

Gibran Punya Mimpi ala Coachella?

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dikabarkan ingin jadikan Solo kota konser. Apakah Gibran punya mimpi jadikan Solo ala Coachella?

Ronaldo-Messi Belajar ke Jokowi-Prabowo?

Dua pemain sepak bola rival, Ronaldo dan Messi, berpelukan di pertandingan PSG vs Riyadh All Stars. Apakah mereka tiru Jokowi dan Prabowo?

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...