HomeCelotehPSI Mau Jadi Artis Endorse?

PSI Mau Jadi Artis Endorse?

Kecil Besar

“Di radio aku dengar lagu kesayangmu, kutelepon di rumahmu, sedang apa sayangku? Kuharap engkau mendengar dan katakan rindu”. ~ Gombloh, ‘Di Radio’


Pinterpolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]isa dimaklumi lah, jika pendatang baru sudah terkena teguran dari Pak RT, apa lagi pendatang barunya didominasi anak muda. Namanya darah muda, aneh kalau tidak gerasak-gerusuk cuy.

Sidang perdana uji materi UU 7/2017 tentang Pemilu yang diajukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah dilalui. PSI menggugat pasal UU Pemilu yang berisi tentang citra diri dan larangan beriklan. Wih anak muda, progresif sekali.

Kabarnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah dirugikan dengan keberadaan pasal 1 ayat 35 yang yang berisi tentang definisi kampanye.

Frasa “dan/atau citra diri” dalam pasal tersebut telah merugikan PSI yang ditandai dengan laporan Bawaslu RI ke Bareskrim Polri terhadap Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Wasekjen DPP PSI Satia Chandra Wiguna.

PSI merasa hak konstitusional mereka telah terbelenggu untuk menyampaikan pendidikan politik, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui berbagai medium periklanan, menyampaikan gagasan politik, mengenalkan visi, misi, dan program.

Waduh memang ada program apa sih sampai segitunya? Apa yakin seluruh kelas pemuda sudah kalian rangkul? Sampai ngotot begitu.

Jangan sampai persoalan ini juga sama saja seperti partai tua. Hanya taktiknya saja yang dirubah. Uppss eyke jadi sok tau yah hehehe.

PSI juga merasa haknya seperti dipasung karena sudah dipaksa untuk tidak beriklan, dan hanya diberi kesempatan beriklan dengan alokasi waktu yang sama dengan berbagai partai yang sudah puluhan tahun ada di Indonesia.

Hmmm…. Terus berjuang ya gengs, ini masih gak ada apa-apanya loh. Coba kita piknik yuk ke daerah-daerah pelosok yang ramai dengan kaum muda. Mayoritas dari mereka kabarnya masih bingung tuh cara bertani, dan linglung cara mengunakan media sosial dengan bijak.

Baca juga :  Strategi “Gajah” Kaesang masuk Pesantren ?

Mungkin itu lebih elok untuk diperjuangkan sekelas partai baru ini, hehehe. Dari pada sibuk ngurusin iklan untuk kampanye di tahun 2019, mending kita sama-sama komitmen menjaring pemuda progresif, dan menyeleksi potensi serta peran pemuda untuk pembangunan daerah.

Mau banyak beriklan supaya terlihat cantik di depan rakyat Indonesia? Basi gengs. Masih mau bicara banyak untuk menghipnotis rakyat Indonesia? Lawas cuy. Ayo gerak aksi nyata, banyak yang nunggu tuh menyambut kalian dengat riang hati.

Jangan sibuk ikut skema partai politik tua aja gengs, hehehe. Buka deh buku Bung Karno yang berjudul “Di Bawah Bendera Revolusi”, mungkin bab ini cocok untuk kalian :” Azaz, Azaz Perjuangan dan Taktik.” (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...