HomeCelotehPSI Coreng Muka Soeharto

PSI Coreng Muka Soeharto

“Kami tidak merasa perlu meminta maaf dan menarik video tersebut. Karena PSI merasa bertanggungjawab untuk mengingatkan sekaligus menginformasikan tentang kejahatan-kejahatan Orde Baru.” ~ Ketua Tim Komunikasi PSI, Andy Budiman.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]ebagai Partai baru, langkah Partai Soliadaritas Indonesia (PSI) memang tergolong berani. Gimana gak? Baru seusia jagung aja, Partai ini udah berani mancari banyak musuh. Mulai dari berseteru dengan politisi senior yang berseberangan, mengkritik partai-partai besar di kubu oposisi, bersitegang dengan Bawaslu, hingga yang terbaru memantik api perselisihan dengan kelompok Cinta Soeharto Sejati (Citos).

Perselisihan yang dimaksud terkait video yang baru-baru ini diputarkan PSI dalam akun media sosial resmi mereka. PSI mengunggah video mengenai sosok Presiden kedua Indonesia, Soeharto. Dalam video itu PSI menjelaskan secara singkat mengenai fakta sejarah saat kepemimpinan Soeharto di era Orde baru.

Rasanya PSI kok kayak nyari penyakit sendiri ya, hahaha. Tapi mungkin ini salah satu strategi marketing untuk meningkatkan citra Partai mereka di mata publik sebagai partai yang pro Pemerintahan yang bersih. Tapi gak usah sampe mengusik keluarga Cendana keles. Ini mah sama aja menabuh genderang perang.

Curiganya tujuan PSI emang melakukan hal-hal yang kontroversial di awal kelahiran Partainya ini dengan maksud mencari popularitas secara instan. Kan lumayan banyak media yang menyoroti tindak tanduk partai yang dipimpin Grace Natalie ini. Tetiba bertambah populer deh Partai ini di telinga pemilih.

KKN ERA ORDE BARU

Pemerintahan otoritarian ala Orde Baru menghasilkan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) besar-besaran di tubuh pemerintah. Suatu trauma bangsa yang tidak boleh lagi terulang.#PSI #PSINomor11 #PendidikanPolitik #PeringatanReformasi #MEI98JANGANLAGI

Posted by Partai Solidaritas Indonesia on Friday, 25 May 2018

Tapi apa yang dilakukan oleh PSI sebenernya gak serta-merta menyinggung pribadi sosok Presiden Soeharto loh. Karena apa yang disajikan dalam video itu untuk pendidikan semata kepada masyarakat agar tidak melupakan sejarah kelam yang pernah dibuat bangsa ini di Pemerintahan sebelumnya. Wew.

- Advertisement -

Kalau memang yang dijabarkan itu fakta, ngapain juga Citos ini harus merasa kebakaran jenggot? Bahkan gegara salah satu video kritikan itu pula PSI juga dituding memiliki keberpihakan terhadap Partai Komunis Indonesia (PKI). Susah emang deh kalau mau meluruskan sejarah yang udah terlanjur bengkok dari dulu.

Baca juga :  Bima Arya Nge-fans ke Ganjar?

Gak bisa dipungkiri sejarah seringkali memang ditulis oleh mereka sang pemenang. Jadi sulit rasanya meluruskan sejarah tanpa bersinggungan dengan pihak mantan penguasa terdahulu. Kalau PSI masih suka main api dan gak cukup kuat menahan terpaan angin yang meliup mereka, yang ada Partai ini malah nanti akan terbakar sendiri. (K16)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Ada “Udang” di Balik Relawan Jokowi?

“Saya di dalam sana. Jadi saya tahu perilakunya satu-satu. Kalau Anda bilang ada dua faksi sih tidak, berfaksi-faksi. Ada kelompok yang tiga periode, ada kelompok...

Tito Sewakan Pulau, Cari Investasi?

“Pada intinya, akan mengembangkan kawasan sebagai eco-tourism. Sebetulnya, bagus, menurut saya, daripada dia tidak digunakan kosong begitu saja” –   Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri PinterPolitik.com Sebagian besar masyarakat Indonesia...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

Mengintip “Spotify Wrapped” Jokowi

Sekarang sudah waktunya untuk "Spotify Wrapped 2022". Musik dan politik pun saling berkaitan. Apakah Jokowi punya "Wrapped" sendiri?

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...